Aku tidak menyuruh kalian menciptakan dunia yang lebih baik, karena kurasa kemajuan bukanlah sesuatu yang harus dicapai. Aku hanya menyuruh kalian hidup di dalamnya. Tidak sekedar bertahan, tidak sekedar mengalaminya, tidak sekedar melewatinya begitu saja, tetapi hidup di dalamnya. Memperhatikannya. Mencoba mengambil maknanya. Hidup dengan nekat. Mengambil peluang. Membuat karya sendiri dan bangga terhadapnya... (Joan Didion - 1975)

Sunday, February 12, 2017

Ceritanya Sore Ini Aku Mengalami Kebosanan

Ceritanya sore ini aku mengalami kebosanan. Benar-benar bosan melakukan segalanya, untungnya si Uku-Ikan mas  dan Hirata, Miiko dan Zuka - hamster terlewat dari kebosanan itu alias rumahnya sudah dibersihkan kemarin. 

Alhasil, akhirnya aku membuka si lepi dan memandangi halaman depan blog Cerita Hujan ini lama, dan lama. Eits, pikiran jahat akibat kebosanan pun sejenak timbul, awalnya mau merubah url dan judul blog biar sedikit privasi tanpa banyak yang kepoin, eh syukurnya malaikat baik bisikin kalau hal itu bukanlah yang bijak, bagaimana dengan teman-teman blogger lama yang masih kadang-kadang berkunjung? kasihan kan kalo mau berkunjung eh rumahnya malah sudah tak ada dan dibilang salah alamat, jadi kayak Si Ayu Ting-Ting dah muter-muter kebingungan, hahaha.

Saturday, February 4, 2017

Tarik Selimut, Pejamkan Mata

Aku hanya terdiam di sini, setelah chat singkat dengan mu. Ya, chat yang sangat singkat dan juga hanya sekedar basa-basi. Padahal begitu banyak yang ingin disampaikan, entah kenapa jari terlalu kaku untuk menari di atas keypad handphone.

Memang terlalu miris berharap kamu mengerti, bagaimana akan mengerti kalau tak disampaikan. Ah, aku terlalu bodoh menyimpan rasa ini berhari-hari yang membuat dada seketika sesak dan air mata siap mengalir deras.

Tapi, mestikah  aku menangisi ini? secengeng itukah?
Tidak, aku tidak boleh. Lupakan. Sudahi hari ini dengan segera! 

---tarik selimut pejam kan mata.



Tuesday, January 31, 2017

Terima Kasih Pak Polantas Untuk Kebaikkan Hatinya...

"Maaf ibu melakukan kesalahan tidak menghidupkan lampu motor, bisa dilihat SIM dan STNK nya?" ujar Pak Polantas sembari menghidupkan tombol lampu setelah aku menepikan motor.

"Siang hari lampu mesti dihidupkan juga ya pak? aku balik bertanya setelah menyerahkan SIM dan STNK. "Mari ikut saya ke pos!". Aku pun mengikuti dengan langkah gontai sambil berkata dalam hati kalau aku sedang apes.

Di dalam pos terdapat bangku panjang dan aku pun dipersilahkan untuk duduk. "Berdasarkan UU Ri Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu lintas dan Angkutan Jalan pasal 293 ayat (2) jo pasal 107 ayat 2  bahwa pengendara sepeda motor yang tidak menyalakan lampu utama pada siang hari didenda dengan denda maksimal Rp.100.000,-" jelas Pak Polantas sambil mengamati dan membolak-balik SIM dan STNK motor ku.