Aku tidak menyuruh kalian menciptakan dunia yang lebih baik, karena kurasa kemajuan bukanlah sesuatu yang harus dicapai. Aku hanya menyuruh kalian hidup di dalamnya. Tidak sekedar bertahan, tidak sekedar mengalaminya, tidak sekedar melewatinya begitu saja, tetapi hidup di dalamnya. Memperhatikannya. Mencoba mengambil maknanya. Hidup dengan nekat. Mengambil peluang. Membuat karya sendiri dan bangga terhadapnya... (Joan Didion - 1975)

Tuesday, December 6, 2016

Jangan Lupa Bahagia..........

Huft..... aku menghela nafas panjang, tinggal 14 hari lagi bulan Desember akan kembali berlalu. Ada banyak cerita yang terjadi di tahun ini dan tentunya masih diwarnai kisah suka dan duka.

Tidak ada manusia yang akan mengetahui kemana takdir dan suratan hidup akan berlabuh, tapi manusia pastinya tetap mempunyai pilihan untuk menentukan kemana takdirnya akan berakhir. Tak perlu takut salah memilih, karena setiap pilihan akan mengandung resiko.

Aku kembali menatap layar lcd lepi yang begitu membuat mata lelah karena seharian tak henti  bercengkrama dengannya. Sesekali pandangan mengalih ke catatan dan print out kegiatan sosialisasi yang butuh untuk segera dilakukan eksekusi menciptakan rencana aksi. Tapi sayang, suara merdu Rio Febrian yang mengalun dari WMP sama sekali tak membuat semangat naik. Sampai akhirnya, aku merindu kembali pada blog ini. Padahal sang hujan enggan menyapa, dan hujan tak berminat bersenandung. 

Monday, November 14, 2016

Derasnya Hujan...

Derasnya hujan semakin menyelimuti kebisuan diantara kami berdua. Sesekali dia menyeruput kopi moka di dalam cangkir putih yang semakin mendingin.

"Jadi keputusanmu sudah bulat?", akhirnya dia pun memecahkan kesunyian. "Ya begitulah," jawabku sembari menghela nafas berat.

Sunday, November 6, 2016

Andea, Hirata, Miiko dan Zuka

Haiyaaa........... bukannya sibuk nyeterika-nyeterika pakaian yang sudah dicuci, malam ini aku malah merasa kangen berat menarikan jemari di blog ini.

Hmm.. bulan kemarin adalah bulan yang cukup berat untukku, karena dibulan kemarin kata hati begitu dipertaruhkan baik di dunia kerja yang tekanannya semakin melelahkan, atau tentang si cinta yang masih saja terasa begitu rumit dan belum terlihat cahaya terangnya.

Disaat-saat itu beberapa kali aku pingin sekali mengungkapkan langsung apa yang dirasa diblog ini, tetapi entah kenapa aku begitu enggan karena khawatir bila menulis pada saat si "esmosi" tepat diubun-ubun bisa-bisa kata-kata yang tertulis tak tersaring dan malah menjadi menyakiti semua orang seperti kata pepatah "tulisan mu adalah harimau mu", gituuu.........

Alhasil, berat badanku bertambah karena semakin pikiran kalut, maka semakin banyak waktu tidurku dan acara ngelus-ngelus si lepi untuk menghasilkan tulisan-tulisan pun bubar jalan. :D

Oh ya, disini aku belum cerita ya tentang aktifitasku yang baru. Iya,, betul! kalau ada yang sudah kepo-in instagramku pastinya sudah pada tahu gegara aku begitu lelah dan penatnya karena rutinitas yang tanpa warna akhirnya aku cari hal baru, dan tralaaaa....... aku pun memelihara hamster.