Aku tidak menyuruh kalian menciptakan dunia yang lebih baik, karena kurasa kemajuan bukanlah sesuatu yang harus dicapai. Aku hanya menyuruh kalian hidup di dalamnya. Tidak sekedar bertahan, tidak sekedar mengalaminya, tidak sekedar melewatinya begitu saja, tetapi hidup di dalamnya. Memperhatikannya. Mencoba mengambil maknanya. Hidup dengan nekat. Mengambil peluang. Membuat karya sendiri dan bangga terhadapnya... (Joan Didion - 1975)

Thursday, November 1, 2012

Tenggelam di dalam Lingkaran Diam

Semua terdiam, seakan-akan hujan yang turun dengan deras telah menenggelamkan sang suara ke dalam titik terdalam percakapan di kalbu masing-masing. Hari ini semua mendapat pelajaran dan pengalaman yang sangat berharga nan begitu mahal dalam catatan perjalanan kehidupan.

Suatu kesalahan yang awalnya dikira begitu enteng dan tak akan menyebabkan suatu akibat, tapi tenyata berakibat sangat fatal, ya,, sangat fatal sampai membuat semua membeku tak mampu berkata-kata.

Sebuah pembelajaran kehidupan yang sangat berharga, ketika sebuah niat untuk suatu kebaikkan ternyata berujung menjadi sebuah petaka dikarenakan niat  baik tersebut tercoreng oleh proses yang tidak baik. Menjadi orang baik itu bukan sesuatu yang mudah dilakukan, terkadang baik menurut kita belum tentu baik menurut yang lainnya, tapi yang pasti jangan lah pernah menyesal menjadi orang baik. Dan aku pun turut tenggelam dalam lingkaran diam diiringi  irama orkestra sang hujan sore ini.


12 comments:

alkatro com said...

.....
yang penting niatnya,
apa yg akan terjadi selanjutnya terserah sama Yang menciptakan hujan dan badai :)

siroel said...

org baik psti untung.

Djangkies said...

terkadang hal-hal yang terjadi ada diluar pikiran dan rencana kita mesti harus terjadi kok, karena dengan itu untuk menguatkan kita pada langkah berikutnya. Agar akar kita semakin kokoh untuk menghadang angin yang semakin kencang. Dan untuk itu bekal kesabaran dan tawakkal adalah sebaik-baik bekal.
Merenung untuk perbaikan adalah hal kebaikan, bukan merenung untuk sebuah penyesalan dan kesedihan. karena ia buka pintu keluar yang baik

fajar uno said...

tulisan yang anda buat sangat menarik, saya juga punya tulisan yang menarik, kamu bisa kunjungi di http://repository.gunadarma.ac.id/bitstream/123456789/2409/1/Pengembangan%20Teknik%20Bioretention%20Dalam%20Mengatasi%20Limpasan%20Air%20Hujan.pdf

munir ardi said...

Kadang memang apa yang diharapkan tak sesuai dengan pengharapan tapi sesuaut yang dimulai dengan baik jika tak didapatkan sekarang hasilnya biarlah diakhirat nanti pasti akan disemai hasilnya

Ferdinand said...

Tumben kata-katamu penuh penghayatan pak haha...

Tapi ngomongin tentang Hujan, aku malah lagi mandangin hujan nih :) dan mungkin dari hujan juga kita bisa belajar, klo titik-titik hujan yg disangka nggak akan nyebabin apapun, justru bisa nyebabin Banjir dan jadi bencana nasional dibeberapa negara.. tergantung cara kita mandang keadaan mungkin... :)


fahmy ramdani said...

diam lebih baik dari pada bertingkah semena mena dan mengganggu orang lain

ahmad said...

diam bisa membunuh tapi diamn juga bisa membuat seseorang meloncat

saep said...

makasih gan atas postingannya, sangat bermanfaat bagi saya

enung said...

trimakasih atasi infonya,,, semoga makin sukses ganb :)

Mr Nyariadi said...

suara hujan..........menginpirasi suara rakyat jelata.
klo sendiri meskipun sampek serak kerongkongan gak akan ada yg peduli.
tapi klo sudah bersama-sama sekampung baru ditindak lanjuti.

Mr Nyariadi said...

saya FOLLOW ya di numb 286
makasih atas balasanya