Aku tidak menyuruh kalian menciptakan dunia yang lebih baik, karena kurasa kemajuan bukanlah sesuatu yang harus dicapai. Aku hanya menyuruh kalian hidup di dalamnya. Tidak sekedar bertahan, tidak sekedar mengalaminya, tidak sekedar melewatinya begitu saja, tetapi hidup di dalamnya. Memperhatikannya. Mencoba mengambil maknanya. Hidup dengan nekat. Mengambil peluang. Membuat karya sendiri dan bangga terhadapnya... (Joan Didion - 1975)

Thursday, July 1, 2010

Ke-02 : Ragu Mengepakkan Sayap

Kamis, 1 Juli 2010


Huft, hujan lebat kembali menemani waktu malam di kota Curup, Brerrr.... Dingin bener!!! hehehe. Sambil menanti mata menjadi ngantuk, ya aku cobalah posting2 seperti sekarang ini yang sobat-sobat baca ^_^. Dengan ditemani lagu-lagu Linking Park dari album What I've done, suasana hujan semakin hikmat, tidak kalah sehikmat waktu kita mengheningkan cipta di upacara sekolah dulu.
Aah, pikiranku menerawang entah kemana-mana. Aku sudah berusaha mengendalikan pikiranku ini dengan Blogger Walking ke Posting-Posting terbaru dari Blog sahabat yang ku ikuti, tapi ternyata tidak memberikan dampak yang terbaik. Yup, aku sekarang bingung, kenapa sekarang aku sulit sekali membuat keputusan, dimana keberanian dan kenekatan ku dulu? Apakah memang beginilah proses pendewasaan dan dampak dari pengalaman hidup, dimana sekarang lebih banyak memikirkan hubungan korelasi antara sebab dan akibat?
Di satu sisi, aku sudah merasa lelah dan ingin sekali berlabuh ke kehidupan yang tenang. Tapi di satu sisi lainnya, ternyata hasrat dan ambisiku untuk menaklukkan dunia ini selalu menarik dan mengajakku untuk melakukan pertualangan-pertualangan seru.
Tadi tak segaja selancarku mendarat di suatu website dimana visi dan misi dari program yang ditawarkan sangat menjawab kejenuhanku dari program yang aku jalani sekarang. Tapi, kembali penempatannya di daerah terpencil, dan jauh dari Palembang kota kelahiranku. Wah, apa kata Emak dan Abah nantinya, di kota Curup ini saja katanya sudah kejauhan, hmmm.... Selalu ragu terbang mengepakkan sayap, dimana keberanianmu sekarang ami???

6 Comments:

secangkir teh dan sekerat roti said...

ada hubunggannya dengan keberlangsungan blog kah ?

om rame said...

tuLisannya bagus mbak.
kehidupan harus dijaLani dengan tidak meratapi sebagai kelUh kesah untuk bisa tetap bertahan daLam menjaLani. tetap semangat mbak.

MODIFIKASI XP said...

kepakan lah sayap Patahmu .!!hehehe lagunya DEWA 19 ni!!!

cHugy - gOgOg said...

Proses pendewasaan dan dampak dari pengalaman hidup akan menciptakan peluang yang belum terpikirkan.

LIFE FOR LIVE .... FOR YOU.

o0z said...

>>>Salaman Dulu<<<
idem sama mas cHugy, keep going, face your life, dan yang pasti keep blogging my friend
>>>Salam Hangat<<<

Herdoni Wahyono said...

Selalu ragu terbang mengepakkan sayap, dimana keberanianmu sekarang ami??? Pertanyaan yang amat menarik. Kata orang bijak, kalau ragu-ragu jangan dilakukan. Di suatu lembaga pendidikan TNI, di depan pintu masuknya ada plang besar bertuliskan "Apabila Ragu-Ragu, Lebih Baik Kembali". Betul sekali. Apabila kita ragu-ragu dalam melangkah dan melakukan sesuatu keputusan, sebaiknya kita batalkan saja. Trims sharingnya sobat. Semoga sukses selalu. Ayo tumbuhkan kembali keberanianmu sekarang dan kepakkan sayap untuk menyongsong masa depan.

Sponsor