Aku tidak menyuruh kalian menciptakan dunia yang lebih baik, karena kurasa kemajuan bukanlah sesuatu yang harus dicapai. Aku hanya menyuruh kalian hidup di dalamnya. Tidak sekedar bertahan, tidak sekedar mengalaminya, tidak sekedar melewatinya begitu saja, tetapi hidup di dalamnya. Memperhatikannya. Mencoba mengambil maknanya. Hidup dengan nekat. Mengambil peluang. Membuat karya sendiri dan bangga terhadapnya... (Joan Didion - 1975)

Thursday, October 7, 2010

Ke-02 : Man Jadda Wa Jadda!!!

Kamis, 7 Oktober 2010

Huft.. ku hempaskan tubuhku di tempat tidur hangatku. Brerr... malam ini aku baru saja pulang dari Rapat Koordinasi di Kelurahan Kepala Siring, dan tadi aku seperti menembus angin malam yang dingin di kota Curup ini. Hmm... sepanjang jalan, aku mencoba menikmati sensasi dingin yang pastinya akan aku rindukan bilamana telah habis masa waktu ku di sini.

Sejenak, kupejamkan mata ku, dan aku teringat dengan rencanaku untuk mengubah tampilan template blog ku. Nah loh... kayaknya virus baik sobat-sobat blogger yang merubah tampilannya ikut juga menjangkitiku. Tapi, karena aku memang tidak mempunyai ilmu untuk otak-atik HTML ya jadinya aku hanya merubah warna blog menjadi kelabu dan sedikit diberi sentuhan gambar pada header, lumayanlah untuk sekedar refresh... ^_^

Hanya butuh satu jam, aku meng-otak atik tampilan blog ku ini. Dengan ditemani suara mbak Mely Goeslow dari album "ada apa dengan cinta", aku pun kembali merefleksi apa yang terjadi hari ini.

Hari ini, kami fasilitator bersedih. Pagi tadi aku mendapat kabar dari Bang Yoded kalau Ibunda dari sahabat seperjuangan ku di awal program "Novi Ariani" meninggal. Gleg, aku hanya dapat bisa menelan ludah mendengar kabar yang aku dapat via telepon itu. Hanya ada tanda tanya besar di hatiku pada saat itu, "memang ibu sakit apa?"

Sampai di rumah duka, barulah kami mendapat penjelasan dari Dang Yul, suaminya novi, kalau tiga hari yang lampau, ibu jatuh dari motor karena ditabrak dari belakang. Oh.. ibu.. tapi semuanya memang sudah menjadi suratan Allah. Tadi aku hanya bisa berkata sabar, ketika sahabatku itu menangis dipelukanku.

Sepanjang jalan pulang, aku hanya bisa terdiam. Sepintas aku teringat pada Emak, Ya Allah.. apa yang telah aku beri pada emak? Jangan jadikan aku anak yang durhaka kepada orang tua ku ya Allah... aku berjanji, aku akan berusaha mencari jalan pulang ke Bumi Sriwijaya ku, agar aku bisa memberikan sedikit kasih sayangku kepada emak dan abah dimasa tuanya.

Begitu banyak yang terjadi hari ini, rencanaku untuk membuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang aku usahakan dari pagi tadi terlambat diwujudkan, jadi gagal lah aku mendaftar untuk Tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Dinas Kesehatan, hmmm... bukan rezeki mungkin ya? tapi cek Indah kakak tertua ku merajuk se merajuknya ketika tadi aku kabari kalau aku tidak jadi mendaftar, piisss cek.... janganlah marah euyy... hehehehe

Hmmm... sebentar lagi, kami fasilitator dihadapkan kembali ke kegiatan yang notabenenya dilakukan pada malam hari. Ya, seperti biasa, adanya bimbingan atau dengan kata lainnya pelatihan untuk BKM dan perangkatnya di Desa. Tadi siang, aku, Popon, Bobow dan Kak Solen banyak bercanda. Yang jadi bulan-bulanan canda kami hari ini adalah kak Solen, Yup!! tadi kami pura-pura merencanakan satu malam di empat desa sekaligus, jadinya kegiatan cepat selesai. Muka kak Solen langsung berubah, "ayolah mi, aku belum siap memandu sendiri";katanya. Aku dan Bobow semakin senang becandainnya... malah kami rencananya kirim kak Solen memandu ke Desa Air Merah sendirian, gubraak!!! kak solen semakin panik, karena seperti ceritaku terdahulu, desa ini desa yang lumayan jauh, kalau malam jalan yang merupakan tanjakan yang terjal sangat gelap dan yang menjadi alasan tidak ada yang berani ke sana sendirian di malam hari adalah adanya lahan kuburan di sana dan di tambah sering adanya kejadian aneh, ketika kita melintas di atas jembatan penghubung desa. Hehehehe... kak Solen, I'm sorry... tenang saja kak, kita kan team.... percayakan semuanya pada team ^_^.

Sobat, sekarang aku hanya mencoba untuk menjadikan hari-hari ku indah. Tak ingin aku larut dalam sedih dan sepi ku lagi, aku percaya There's a will, there's a way!!! pokoknya semangat!!! Man Jadda Wa Jadda!!! ^_^



9 comments:

Gardoe Djaga said...

Ami Wrote: "Sepanjang jalan pulang, aku hanya bisa terdiam. Sepintas aku teringat pada Emak, Ya Allah.. apa yang telah aku beri pada emak? Jangan jadikan aku anak yang durhaka kepada orang tua ku ya Allah... aku berjanji, aku akan berusaha mencari jalan pulang ke Bumi Sriwijaya ku, agar aku bisa memberikan sedikit kasih sayangku kepada emak dan abah dimasa tuanya." <========== Saya sanat suka bagian ini. Hiks! Mohon maaf lahir batin, meski telat!

Nyayu Amibae said...

Pak Penjaga gardu : trims... wah.. lagi ronda nih? ^_^

Ferdinand said...

setelah aku liat2 ternyata ada yg beda sama Blog ini hhe...Headernya keren hhe...... warnanya juga tambah kaya mendung mau hujan.. jadi terbawa suasana hujan nie haha....

Dan untuk satu hal lainnya.. aku setuju.... gak perlu ngrusak hari2 yg kita bikin indah... man jada wa jadda yupz... satu kata yg aku denger dari kecil hhe...

Semangat N happy blogging...

AkuInginPulangDiKalaSenja said...

Kak Ami...blognya jadi makin oke..^_^

Apapun itu, semoga kak Ami selalu mendapat yang terbaik ya..
Tetap semangat !! ^^

Senja Di Batas Cakrawala said...

Bener, headernya kereeen.

Ayo tetap semangat sobat.

Lone Fighter said...

what is going to happen, then there it would be. Srahkan aja ma Tuhan, dan smuanya kan baik2 aja...

tomo said...

ho oh sebaiknya lupakan saja kejadian yang menyakitkan dan marilah menjadikan hidup ini indah

Ahmad flamboyant said...

Ceritamu Mengalir mbak,...
salam kenal

chikarei said...

semangat^^
yup sangat merugi kita bersedih
sedang burung2 berkicau ria dipagi hari
angin tetap berhembus
sangat rugi sekali kita bersedih
dengan nikmat Allah yang tak henti