Aku tidak menyuruh kalian menciptakan dunia yang lebih baik, karena kurasa kemajuan bukanlah sesuatu yang harus dicapai. Aku hanya menyuruh kalian hidup di dalamnya. Tidak sekedar bertahan, tidak sekedar mengalaminya, tidak sekedar melewatinya begitu saja, tetapi hidup di dalamnya. Memperhatikannya. Mencoba mengambil maknanya. Hidup dengan nekat. Mengambil peluang. Membuat karya sendiri dan bangga terhadapnya... (Joan Didion - 1975)

Tuesday, June 28, 2011

Survei Lokasi Jalan Impian di Kebun Balam

Lokasi Jalan Impian pertama
Dalam beberapa minggu ini aku bersama Team ku disibukkan untuk mempersiapkan kegiatan-kegiatan serta berkas-berkas yang dibutuhkan untuk anggaran dana tahun 2011. Dan seperti biasa banyak pertemuan-pertemuan musyawarah masyarakat yang harus di fasilitasi agar kegiatan yang muncul sebagai usulan betul-betul berasal dari orientasi kebutuhan masyarakat dan bukan hanya sekedar orientasi keinginan.  Hmm… ternyata benar sekali kata orang-orang, bahwa provinsi Sumatera Selatan adalah Provinsi yang paling banyak memiliki bahasa daerah. Begitu juga di kelurahan dan desa dampingan ku, bahasa nya terasa masih asing terdengar di telinga. Sampai-sampai aku sering terpaksa senyam-senyum mendengarkan sambil berusaha mencerna arti nya. Sebetulnya masyarakat di sini semua bisa berbahasa Indonesia, tapi karena mereka lebih nyaman berdiskusi dan musyawarah menggunakan bahasa daerah nya, tak ada salahnya toh aku mendengarkan sambil sesekali merekam suara nya dengan hape ku yang sering tidak berfungsi alias tidak ada signal di wilayah dampingan, hehehe.

Oh ya.. sekalian cerita (walaupun sebetulnya ini cerita sedikit terpaksa karena ada kewajiban ngumpul tulisan Best Practice tiap bulan, agak protes sedikit boleh dong, hehe), hari Rabu kemarin (08/06/2011) aku dan Fasilitator CD (MD Kesuma Abadi) ikut bersama Fasilitator Teknik (Rahmat Jadmika) plus assistan Korkot 2 Prabumulih sub bidang Infrastruktur (kak Desemsi) untuk survey lapangan Rencana Kegiatan Infrastruktur Tahap-1 Anggaran Dana Tahun 2011 di Kelurahan Tanjung Telang-Kecamatan Prabumulih Barat.  Berdasarkan hasil musyawarah Pimpinan Kolektif Lembaga Keswadayaan Masyarakat (LKM) Telang Indah, Prioritas utama di Kelurahan ini akan dibangun Saluran Air (drainase) dan Jalan akses ke kebun pada Tahap-1.

Fasilitator Teknik Team  sedang mengamati kondisi Jalan kedua
Woww… suatu pengalaman baru bagi ku, karena sekarang aku harus betul-betul akrab dengan yang namanya kebun Balam (karet). Setelah survey lokasi saluran air (drainase) yang terletak di tengah perkampungan warga, kami yang ditemani oleh Koordinator LKM Telang Indah (Bapak Sudianto) serta anggota PK LKM lainnya langsung menuju ke lokasi jalan akses kebun yang akan dibangun. Konon kabarnya, jalan ini (yang sebetulnya sudah mirip jembatan-red) telah lama menjadi jalan impian warga  Kelurahan Tanjung Telang bertahun-tahun. Lokasi jalan akses ke kebun yang akan disurvei harus ditempuh dengan cara menelusuri dan melewati ke dalam kebun karet yang jalananan nya aseli sungguh tidak mengasikkan (ini pendapatku tidak boleh diganggu gugat-red) :D.

Bapak Sudianto Semangat Menarik Meteran
Berdasarkan penuturan Koordinator LKM Telang Indah Bapak Sudianto, Pembangunan Jalan akses kebun yang ternyata ada dua unit merupakan jalan akses vital bagi hampir seluruh masyarakat Kelurahan Tanjung Telang yang pada umumnya beraktifitas sebagai  Petani karet atau buruh untuk menyadap karet. Dari dulu kami (warga Kelurahan Tanjung Telang) sangat mengimpikan dibangunnya jalan akses ini, karena setiap mengangkut hasil kebun, kami mesti melewati dua jalan akses yang hampir putus ini.

Untung saja, saat ini (waktu survey-red) bukan merupakan musim penghujan, kalau musim penghujan bisa dibayangkan bagaimana sulitnya kami berkendaraan melewati jalan untuk mengangkut hasil kebun.  “Kami sangat butuh jalan ini”, ujar Pak Sudianto sambil semangat menarik meteran. 

11 comments:

Djangan Pakies said...

assalamualaikum
wah separah itukah akses jalan disana?
Betul juga ya gimana motor bisa jalan kalo pas hujan. Bawa ATV ato mtor trail kali lebih+enak

R. Indra Kusuma Sejati said...

Bila ke lokasi tersebut perlu kerja keras nih kaya'nya. Yang penting tetap semangat.

Sukses selalu
Salam
Ejawantah's Blog

DuniaPiyen said...

akses ternyata masih sulit ya...

Bang Pendi said...

wah, impian para warga yang sudah bertahun-tahun menginginkan jalan yang bagus moga2 segera terealisasi...

Herdoni Wahyono said...

Infrastruktur jalan yang baik menghubungkan sentra-sentra produksi menjadi salah satu kunci berkembangnya wilayah tersebut dan tentu saja kesejahteraan penduduk di wilayah tersebut. Dengan akses jalan yang mudah dan baik, maka lalu lintas barang, jasa dan orang menjadi 'lancar'. Foto-foto yang amat menarik. Amat beda dengan kondisi di tempat kami lereng Gunung Lawu. Memang luas Magetan relatif kecil bila dibandingkan dengan daerah disini. Di Magetan hampir seluruh ruas jalan sampai ke pelosok desa telah mulus teraspal semua sampai wilayah pegunungan yang ada diatas sana. Semoga akses jalan di Tanjung Telang cepat dapat terwujud dengan baik. Terus bersemangat mengabdi untuk rakyat. Salam sukses Sobat.

alkatro said...

gak kebayang kalo musim hujan

moga sepanjang jalan impian yang akan jadi sepanjang jalan kenangan he he
semangad :D

Nyayu Amibae said...

Pakies : waalaikumsalam,, ini jalan akses ke kebun masyarakat pak,, klo jalan di desa nya sudah lumayan bagus...

R. Indra : salam ejawantah... dan tetap semangat juga.. :)

Bang Pendi : amiiin.... :)

sobatku dari dunia piyen : iya sob... akses jalan ke kebun...

sob herdoni : mungkin benar sob, karena wilayah yg terlalu luas... tapi aku juga berharap jalan ini segera terwujud,,amiin...

alkatro : semangaaat!! huahaha.. klo gitu nanti bakal nyanyi sepanjang jalan kenangan..wkwkwk

Masbro said...

Wew, jalannya masih gitu ya Mbak..

vitta said...

Semoga jalan impian cepet jadi dan bisa meningkatkan produktivitas warga....
Salam kenal :D

pakde sulas said...

membaca ceritanya, sungguh pembangunan wilayah di negeri kita ini sangat tidak merata, sementara di jawa jalan kagak enak sedikit semua pada protes dan ditanami pohon pisang, sedang saudara kita yang diluarjawa, kondisi jalannya seperti sawah

aan blide said...

assalamualaikum...saya sangat setuju dengan akan dibangunya akses jalan ke kebun karet karena itu sangat membantu petani karet dalam beraktivitas untuk meningkatkan hasil produksi..kalo jalan di desanya sudah lumaian bagus...trims