Aku tidak menyuruh kalian menciptakan dunia yang lebih baik, karena kurasa kemajuan bukanlah sesuatu yang harus dicapai. Aku hanya menyuruh kalian hidup di dalamnya. Tidak sekedar bertahan, tidak sekedar mengalaminya, tidak sekedar melewatinya begitu saja, tetapi hidup di dalamnya. Memperhatikannya. Mencoba mengambil maknanya. Hidup dengan nekat. Mengambil peluang. Membuat karya sendiri dan bangga terhadapnya... (Joan Didion - 1975)

Sunday, February 20, 2011

Plant Design / Pra Rencana Pabrik Kimia (bagian-2)

16 Rabiulawal 1432 H
Minggu, 20 Februari 2011

Assalamu'alaikum sahabat-sahabatku,,, oke, aku mau lanjutin pembahasan ngalor-ngidul tentang Tugas Plant Design requestnya adik tingkatku kemarin, bila ada yg belum baca boleh baca di link ini. Sebetulnya mau semalam langsung posting, eh, waktu ku lihat ternyata si bungsu dah cengar-cengir chat via FB di depan si komtam (kayaknya si bungsu tau tuh, klo quota nge-net ku belum habis, jadi rada lancar, hehehehe), ya sekali-sekali, akhirnya aku biarkan si bungsu melanjutkan chatnya dan aku malah nonton televisi, hehehehe.

Lanjut....

Bab Kedua : Perencanaan Pabrik
Dalam Bab ini  terbagi menjadi lima subbab, yaitu: 


  • Alasan Pendirian Pabrik, namanya juga kasih alasan, maka dalam hal ini kita diminta untuk membuat berbagai alasan yang bertujuan untuk meyakinkan semua pihak (khususnya dosen pembimbing) kalau memang pabrik yang akan kita dirikan ini layak. Adapun alasan dan pertimbangannya mencakup: (1) Kebutuhan Pasar akan produk pabrik, yakinkan dengan memberikan banyak-banyak contoh penggunaan produk pabrik di Indonesia dan dunia pada umumnya. (2) Bahan Baku, dalam hal ini biasanya kita sedikit diajak untuk hitung-hitungan cara ekonomi dengan prinsip "Dengan modal sekecil-kecilnya untuk mendapatkan hasil sebesar-besarnya" (jangan tanya ngutip kata siapa? lihat saja di materi Manajemen Ekonomi atau Ekonomi Teknik Kimia, hahaha).Dengan prinsip di atas, maka kita sinkronkan antara letak pabrik dan kebutuhannya. Jangan sampai, pabrik kita di Indonesia, bahan bakunya impor (boleh juga impor, tapi lihat-lihat kira-kira rugi ga karena biaya transport). (3) Ditinjau dari segi sosial dan ekonomi, untuk yang ini, kita diminta untuk memberi alasan, apakah dengan adanya pabrik ini bisa menyerap tenaga kerja atau tidak dan bisakah meningkatkan kesejateraan rakyat. (4) Manfaat Berdirinya Pabrik, biasanya berhubungan dengan perkembangan industri di Indonesia.
  • Pemilihan Kapasitas, Nah, dalam hal ini mirip dengan Bab pertama, tapi disini kita sudah melakukan perhitungan kapasitas produksi. Kalau data jumlah produksi lengkap pertahunnya, pasti tidak mudah menentukan kapasitas produk. Rumus yang dipakai kalau aku sebut rumus perbandingan komponen x/y . Bila sudah dapat, maka kita biasanya hanya diminta memenuhi kebutuhan negeri sekitar 75% saja, jadi hitung saja berapa 75% nya. 
  • Bahan Baku, jelaskan sinkron tidaknya adanya bahan baku dan proses yang dipilih.
  • Pemilihan Proses, kita diminta untuk membandingkan antara beberapa proses yang ada, kemudian meneliti kelebihan dan kekurangan masing-masing proses. Dan akhirnya menentukan proses apa yang akan dipakai. Untuk saran saja, dalam pemilihan proses diperhatikan juga buangan/hasil samping produksi. syukur-syukur kalau tidak ada yang terbuang, kalau ada, usahakan bisa direcycle.
  • Uraian Proses, dalam hal ini kita jelaskan secara gamblang uraian proses yang akan dilakukan sesuai dengan flowsheet (bagan alir produksi). Untuk pembuatan gambar flowsheet bagusnya kita menggunakan auto cad , tapi bila ada yang kurang mahir auto cad tenang saja, masih banyak jalan menuju Palembang (wkwkwkwk... asal!!! ). Untuk pembuatan gambar flowsheet, kita juga bisa memanfaatkan microsoft visio.

Lanjut...

Bab ketiga : Lokasi dan Tata Letak Pabrik
terdiri dari :
  • Lokasi Pabrik, dalam hal ini kita sudah menentukan berapa hektar tanah yang dibutuhkan untuk pendirian pabrik sekaligus prasarana nya dan cadangan area peluasan. (penentuannya disesuaikan dengan flowsheet). Menurut pengamatanku, disinilah salah satu kekurangan dari proses padatan, karena padatan banyak menggunakan alat Belt conveyor dan srew conveyor, jadi rada-rada perlu area luas, beda dengan proses cair dan gas yang alirannya banyak melalui pipa-pipa. Dalam penentuan lokasi pabrik, yang harus diperhatikan ada beberapa faktor, yaitu: (1) Faktor penyediaan bahan baku, pembahasannya hampir sama bab kedua, (2) Faktor persediaan air dan bahan bakar, usahakan letak pabrik di dekat aliran sungai atau laut. (3) Faktor Transfortasi dan tenaga kerja, (4) Faktor keadaan iklim, ini sangat penting,, jangan sampai kita meletak pabrik kita di daerah rawan banjir dan gempa. Jauhkan juga dari daerah pergunungan. (hiks,, jadi teringat Bengkulu ini, hehehe,, makanya di Bengkulu jarang ada pabrik kecuali pabrik pengolahan, bukan pabrik produksi), (5) Faktor Kemungkinan Perluasan Pabrik, karena itu jarang-jarang ada yang buat pabrik di dalam kota, hahahaha.
  • Tata Letak Pabrik, Tata letak pabrik harus diatur sedemikian rupa, baik penempatan peralatan pabrik, alat-alat proses, penyimpanan bahan baku dan produk, laboratorium, kantor, serta sarana transportasi, sehingga di dapat koordinasi kerja yang baik dan efisien. Dalam sub bab ini, kita diminta sudah bisa menentukan berapa besar tanah yang dipakai untuk area pabrik, area kantor plus sarana umum, dan area perluasan. Dalam hal ini, kota sudah ada layout tata letak pabrik. Layout tata letak pabrik bisa mengandalkan autocad dan visio juga, dan untuk peta lokasi kalau dulu aku pakainya peta provinsi yang aku edit-edit. Tapi sekarang sudah ada google map, sepertinya bisa lebih mudah tuh :), hidup google!! :D

eits... emak dah panggil, aku off lagi ya,,,, nanti aku lanjutin,,, :)

nb tuk adik tingkatku, sabar yaaaaaa.... yakin deh selesai bahasannya :D


(bersambung)

4 comments:

Brigadir Kopi said...

ini kalo saya gak salah ya hehehe berdasarkan pengalaman << mantan tukang pabrik istilahnya manajemen manufacture jangan lupa masukin prinsip K3 hehehe kabuurr dulu ahhh

Ferdinand said...

Met pagi Sob... :D

Bengong.... diem.... nampar2 pipi..... GUBRAK!!!.... nie apa toh yg lagi diomongin udah bagian 2 aja lagi haha....Okeh aku nanggapin dari yg aku ngerti aja ya SAob... Hem, ini klo gak salah kaya Skripsi tentang Manufacture gitu ya Sob? aduh sumpah aku gak ngerti Sob.. haha...

Mending disuruh bikin Skripsinya anak TI dah cuma ng'rancang ER-D doank abiz itu langsung ngoding wkwkwkw...

dari pada tambah ngawur aku pamit aja deh hhe... :D

Semangat n Met liburan Sob...

Ehm... ceritanya ng'bantuin apa gimana nie?

tiwi said...

asswrwb, hmm sip..sip...sip.., lanjutkan! btw masak aku yg ngoreksi sih?? kan udah aku bilang rumus2nya udah aku ganti pakai rumus2 takaran bhn kue...wkwkkw, kaburrr.....

tito Heyziputra said...

alsmkum.wr.wb

wah ga kebayang deh, dari cuma plant-design bisa jadi pabrik yg besar dan menyerap bnnyak sdm .
tp kak, jgna lupa ya pabrik kimia kan, slah satu penyumbang limbah terbesar.. hehhe

just say, not intimidate...
happy sunday kak