Postingan

Antara Hareudang, Alergi Panas dan Daster

Gambar
"Masih gatal-gatalnya?" Tanya suamiku yang melihatku menggaruk-garuk betis. "Masih dikit," jawab ku sekenanya dan tetap saja tak henti menggaruk. "Sudah jangan digaruk terus, malah nanti tambah gatal dan luka" ujarnya lagi. Aku mengerlingkan mata, sambil cengengesan melihat perhatian lebihnya sambil berkata "siyap bos!". Hari ini tepat 23 hari aku berada di Kabupaten kelahiran suami ini. Memang ku akui cuaca disini cukup ekstrim panasnya dibanding beberapa kota yang pernah aku singgahi. Tempat tinggal yang berada ditepi jalan pantura ini sangat ramai dilalui kendaraan-kendaraan besar. Pokoknya tiada henti suara deru mesin kendaraan yang berlalu-lalang baik siang atau malam. Cuaca panas dan debu halus yang berterbangan ternyata mengalahkan ku, yang tadinya aku selalu tinggal di wilayah yang cukup sejuk sekarang harus beradaptasi maksimal. Tapi dari sini juga aku akhirnya menyadari kalau aku ternyata alergi panas. Emang ada Alergi Panas?

Aku Kembali!!!

Gambar
Aku kembali!!! Kangen pake banget dengan blog ini Blog bebas menulis tanpa harus terkukung aturan kaedah 5w+1h dan EYD 😅 Yup, pertanggal 7 April 2021 ini akhirnya aku dan suami bisa hidup bersama tanpa terpisah lautan.  I'am in Subang West Java Now, Alhamdulillah Provinsi ke-4 yang pernah aku singgahi, apakah ini yang terakhir? entahlah,, hehehe. Kangen dengan dunia menulis membuatku kembali menarikan lagi jemari disini. Kaku, kagok dan apalah apalah waktu melihat blog ini, tapi karena pingin banget bisa kembali menulis suka-suka jadilah aku menulis bebas saja. (Kalau ada yang pusing gara-gara baca tulisan ini, nanti ya makan obatnya abis azan maghrib 😍). see you,,, nanti disambung lagi,,

Sosialisasi bukan Jumawa

Gambar
Memang tak mudah, menarikan kembali jemari setelah lebih dari setahun aku tak menulis lagi di blog ini. Tepat bulan Juli, artinya tepat juga aku memasuki bulan kedelapan bertugas di negeri Serumpun Sebalai Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Menjadi Communication Specialist Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) ternyata tak semudah membalikkan telapak tangan, semua harus dimulai dari nol membiasakan para pelaku untuk mensosialisasikan program.

Inspirasi dan Pembelajaran di Galeri Biru Om Iwa K

Gambar
Berkunjung dan menginap sehari di kota Curup Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu ternyata banyak sekali inspirasi dan ilmu yang aku dapat, khususnya di  'Galeri Biru' nya  Om Iwa K. Galeri Biru merupakan galeri seni yang beralamat di jalan Sentosa No.39 Dwi Tunggal. Walau sekarang terlihat fokus dengan media kayu, sebetulnya semua media sudah dijabani oleh Om yang satu ini, dari urusan tali-temali, semen dan apalah-apalah, yang pasti namanya ditangan orang seni semua bisa menjadi sebuah karya unik. Bersyukur sekali, dimalam waktu menginap, kami diajarin dan boleh praktek langsung cara mengukir diatas media kaca akrilik dan kayu mengunakan alat ukir yang mirip mesin bor. Jangan tanya namanya apa ya?, lah aku baru sekali itu lihat dan gunakan secara langsung. Ada sih Om Iwa jelasin nama-nama dan jenisnya, tapi ya namanya aku cuma pasang muka takjub saja melihat peralatan lengkap yang banyaknya seabrek dipamerin, asli jadi pasang mupeng saat itu, :D.

Sosmed Down, Tak Dapat Duit

Gambar
Habis sholat shubuh langsung bercengkrama dengan si lepi yang sekarang sudah seperti anak tiri yang tak rajin diasuh lagi, hahaha. Pagi ini hati sedikit galau, bukan karena kerusuhan 22 Mei yang terjadi di Jakarte sono tapi nih semua karena aplikasi sosial media (sosmed) yang selalu di pantengin untuk buka lapak dagang serabutan pada nge" down " alias tak bisa dipakai. Sedari kemarin cuma garut-garut kepala yang tak gatal, bolak-balik ke dapur yang tak ada makanan yang dimasak (*Ya iyalah puasa!), main-mainin benang untuk "nguli" buat kalung, tidur-tiduran ngegames kala penat, aah.... kalau main games ya tak ada peluang dapat duitlah, duuuh... balik garut-garut kepala lagi. Lalu apa hubungannnya Sosmed down sama tak dapat duit?

Kebangkitan Nasional Era Milenial

Gambar
Good Morning Guys, Hari ini tanggal 20 Mei, masih ada yang ingat ini hari apa?  ---lirak-lirik--- Hari Senin.. Hari ke 15 Ramadhan Hari Ulang tahun, eh minta kado? Hahahahha Betul semua, :D Tapi bukan itu yang ingin aku bahas pagi ini, tapi ada yang ingat kah kalau tanggal 20 Mei adalah hari Kebangkitan Nasional? ---lirak-lirik lagi---

Kamu yakin?

Gambar
"Sudah, dihapus saja!" teriaknya sewot, seperti kucing yang ketelan duri ikan. Aku cuma tertawa, terbahak,  mimpi apa, pagi-pagi sudah dapat kritikan pedas yang lebih pedas dari keripik sanjai oleh-oleh dari Padang. "Ehem..." "Kan nanti aku juga bisa nulis lagi" "Kan nanti aku juga bisa jadi seorang pemberdaya lagi" "Kan nanti aku juga bisa jadi seorang blogger lagi, walaupun hiatusnya super duper tak jelas", jawabku sambil tak berhenti tertawa. "Kamu yakin?", tanya nya serius dengan tatapan tajam. "Yup, aku yakin," jawabku pelan berusaha menunjukkan kalau aku yakin tetapi di dalam hati mulai tertanda sebuah tanya, apa memang aku yakin. Sejenak semua menjadi hening.

Telepon Pagi Ini

Gambar
"Sedang ngapain loe?" ujar sahabat yang tumben-tumben pagi ini telepon. "Lagi liatin burung!" jawabku singkat kemudian menyeruput kopi susu yang hampir dingin. "What? You sure? Are You Ok?" cecarnya lagi dengan pertanyaan tanpa titik koma mirip seperti kereta babaranjang yang melintas. "Yeah sure, it's my brother love birds" jawabku ngikut nge-english, lumayanlah latihan pagi :D "Hahaha, loe masih saja manusia tak jelas!" ujar nya cekakakan diseberang telepon. Aku cuma cengar-cengir  sendiri dan pasti tak bisa terlihat olehnya. "Tumben kamu telepon, ada apa? to the point ya? aku sibuk nih," sekarang berganti aku yang bertanya setelah melihat jam dinding yang menunjukkan pukul sepuluh.  "Kangen loe!" ujarnya dengan suara pelan dan singkat.

Kok Ngomongnya Serem Banget?

Gambar
“Ih, kamu kok ngomongnya serem banget?”ujar Tira sembari mengangkat bahunya tanda bergidik ngeri.   “Loh, kok serem sih, aku ngomong kenyataan ini. Tadi kan kamu nanya, apa yang sedang aku pikirkan, sudah aku beri   tahu eh malah sewot”, ujarku tersenyum kecil melihat Tira yang masih melipat muka jadi dua belas tanda kalau dia benar-benar tak suka dengan tema pembicaraan yang dia mulai sendiri. “Tapi kan, masa mikirnya itu sih. Harapanku tadi, kamu banyak diam begini lagi mikirin soal jodoh mu yang masih lari-lari tak jelas, atau mungkin lagi mikirin gimana caranya dapat uang banyak tapi tetap santai, gituuu!!”, jawabnya masih sewot tapi tak berhenti menyeruput es jeruk di gelas. Aku semakin tersenyum lebar melihat gelagat sahabatku yang tak sedikit centil tapi cukup perhatian. Aku pun mengaduk pelan segelas es jeruk yang semakin mencair dan belum tersentuh di hadapanku, Tira masih asik ngedumel tak jelas tapi tetap melahap siomay pesanannya.

Kena Jewer

Gambar
Tak ada nikmat yang lebih nikmat dari pada duduk di depan televisi ditemani secangkir kopi moka hangat   di pagi yang cerah. Tersungging sedikit senyum saat membaca di linimasa facebook status seorang sahabat yang sedang kena panah asmaranya dewa Hymen sang dewa pernikahan. Mensyukuri nikmat sebagai perempuan yang mempunyai kelebihan “multi tasking”, yang bisa   menonton tayangan program desain rumah di televisi, aku pun masih bisa bermain games favorite di handphone sambil menulis seperti sekarang. Ya, urusan tulis menulis ini memang sudah agak lama di anak tiri kan. Secara, banyak saja halangan. Waktu pingin nulis terus mendengar lagu ayah nya seventeen di playlist winamp eh malah mewek. Belum lagi urusan asmara dengan si dia, halaaaah.... jangan sampai tulisan ini pun tak selesai. Skip.. Skip... Seruput kopi dulu, hmm.. nikmat..

Bulan Mei 2018

Gambar
Bulan Mei 2018, ah sudah lama sekali aku tidak menarikan jemari menorehkan tulisan di blog ini. Yup, aku merasa sedang berada di titik terendah dalam perjalanan roda kehidupan. Berbagai kesedihan datang bertubi-tubi. Kehilangan ibu di bulan Desember 2017, menyusul kehilangan ayah di bulan April 2018.  Aku cukup lama terdiam, hanya mampu melihat dan merasakan perjalanan hidup yang terasa semakin cepat. Sekarang aku dibingungkan akan kembali ke dunia pemberdayaan, atau mewujudkan mimpi memilih dunia ku sendiri. Bulan Mei 2018, titik awal dan juga akhir untuk sebuah pilihan. #HanyaCobaMenulis #Pemanasan #SemogaBisaKembaliKeDuniaTulisMenulis

Modus, Caper, Baper

Gambar
"Aku tak mau mengeluh, tapi aku mau ngadu, ini tak adil!", teriakku di massanger facebook dengan emoticon tanda seru yang banyaknya seperti gerbong kereta api baba ranjang.  "Soal kerjaan?" balasnya setelah beberapa jam kemudian.  "Iya, tapi sudahlah, semua kesalnya sudah selesai!", ujarku datar dengan ciri khasnya perempuan yang pura-pura tak butuh tapi sangat butuh perhatian. "Oke, baguslah kalau sudah selesai", ujarnya dengan diakhiri emoticon menderlikkan mata. "Huuuh.........", protesku tapi tersungging senyum di dalam hati. Memang ngobrol sama orang super cool itu ya begini, modal cari perhatian itu kudu wajib dilakoni, kalau tidak mana akan ada obrolan yang terjadi. Terkadang modus caper pun terendus olehnya, akhirnya emoticon tertawa pun menjadi senjata terakhir yang tertulis dengan muka merah padam menahan malu yang pastinya tak bisa terlihat olehnya. "Hiks , sudah, sudah keep calm semua, suit-suit...

Aku Yakin, Rezeki Sudah Allah Atur

Gambar
"Eh hujan!", sadarku saat melihat keluar jendela. Karena keenakkan pasang headphone sambil mendengarkan musik-musik rada nge'bit untuk menghilangkan kantuk dalam menyelesaikan tugas kerjaan yang seabrek-abrek diakhir kontrak, hujan deras pun tak terhiraukan.  Sembari menutup jendela email setelah mengirim update laporan, sejenak teringat percakapan kemarin sore. "Lalu kamu bagaimana? kamu mau diposisi apa ?", tanya pak bos pelan. Walau coba ditutupi, tetapi jelas raut wajahnya terlihat kecemasan luar biasa kala kapal yang ia nakhodai terpaksa harus dilepas. Bukan kapal yang beliau cemaskan tetapi terlihat sekali kalau beliau memikirkan para awaknya yang bakal terombang-ambing disamudra. "Aku gantiin siapa?" tanyaku pelan. Beliau kemudian menyebutkan nama-nama yang begitu aku kenal. "Ah, aku tak mau pak. kasihan mereka. hanya karena kita kehilangan kapal maka kita harus mengambil posisi di kapal teman-teman. Biarlah pak, kalau memang...

Dha...Dha... Nyamuk!

Gambar
Banyak nyamuk... Klepak... glepok... Kaki merah-merah kena tabok Eh, si nyamuk nyengar-nyengir sambil ngacungin jempol. 💪😋 Begini nih kalau bumi sriwijaya bagian perumnas sako kenten baru saja diguyur hujan deras. Nyamuk-nyamuk yang tadinya tenang dan damai bersemedi di selokkan yang airnya mengalir semeriwing, tiba-tiba harus dikagetkan air bah maha dasyat yang meluluh-lantakkan semuanya. Alhasil semua yang ada di selokkan hanyut termasuk tempat semedi si nyamuk. Tetapi ternyata nyamuk-nyamuk yang selamat tak mau kalah dan mulai menyusun strategi balas dendam tak membiarkan umat manusia termasuk aku bisa tidur tenang malam ini.

Meregup Manisnya Berceloteh

Gambar
Hampir saja aku melupakan betapa bahagianya menulis, menarikan jemari di atas keyboard dan terbuai dengan alunan lagu dari wmp si lepi. Aah, aku menarik nafas panjang. Tiga bulan ini memang merupakan tiga bulan yang cukup berat untuk dijalani. Ketika Ayah harus sabar menjalani skenario kehidupan menghadapi penyakit stroke nya, dan kami anak-anaknya berusaha untuk dapat berbakti pada masa sulitnya. Tapi entah kenapa, malam ini tiba-tiba saja aku rindu coba mengotak-atik template blogger yang tadinya tak jelas dan sekarang juga mungkin tambah menjadi tak jelas blas! Aah,Sekali lagi aku menghela nafas panjang, kali ini bukan karena ingin menghempaskan beban berat, tetapi helaan nafas ini adalah helaan nafas kebahagiaan, ya aku berhasil kembali merasakan bahagia bercengkrama dengan si blog dan menikmati sensasi menulis walau pastinya tulisan ini sama sekali tak jelas arah tujuannya. Semoga ini menjadi awal yang baik untuk ku kembali meregup manisnya berceloteh dalam rangkaia...

Eh Kamu

Gambar
Eh kamu, Iya kamu yang disana Yang bayangnya tetap selalu bersama ku Eh kamu, Iya kamu yang disana Masih ingatkan awal perkenalan kita Kamu sungguh menyebalkan Sungguh... Eh kamu, Iya kamu yang disana Tapi sekarang aku begitu merasa bersyukur Adanya kamu membuatku percaya Memang cinta itu indah.

Salah Sendiri!

Gambar
"Salah sendiri, siapa suruh ganti-ganti URL blog, jadinya sepi kan?" ujar suara sumbang dari ujung telepon sana. aku cuma bisa cengir sambil garuk-garuk kepala dengerin omelannya yang sudah kayak bird love yang berkicau riuh di pagi hari. "Aku cuma pingin ganti suasana, terus juga menjauhi orang-orang yang sering kepo dengan hidupku. Memang sih, kalau tulisan tak mau dibaca ya blognya di private, tapi kan aku juga ingin teman-teman blogger tetap bisa mengunjungi blog ku. Mana lagi, akhir-akhir ini hujan terlalu banyak membawa kenangan menyedihkan, dari pada aku baper ya enakan ganti URL", jawabku pelan memberi alasan dengan jawaban yang muter-muter kayak komedi puter, alias tak jelas blas!. "Terserah kamu saja, lah blog-blog mu juga, tapi ya efeknya kayak gitu, pengunjung setia mu pada sesat kayak si Ayu ting-ting yang dapet alamat palsu", ujarnya tertawa renyah dan aku pun ikut tertawa.

Strategi Sukses Berdagang di Dunia Nyata dari Games Tahu Bulat

Gambar
  Bagi para gamer dengan menggunakan android pastinya tidak asing lagi dengan games tahu bulat. Games yang cukup booming di dunia gamers tahun 2016 dan merupakan hasil karya anak bangsa Indonesia ini tak hanya memberikan efek kesenangan, tetapi juga dapat memberikan pelajaran tentang cara bisnis berdagang laris di dunia nyata. Diawal games para gamer diajak untuk berjualan tahu bulat dengan menggunakan modal seadanya. Harga dan jumlah penjualan tahu pun masih dalam angka yang sangat kecil. Disinilah para gamers di minta mengupgrade dengan menekan tab mobil untuk berdagang, resep, dan kemudian melakukan promosi untuk menaikkan angka jual dan jumlah pelanggan. Tiga hal inilah yang juga menjadi strategi sukses berdagang di dunia nyata.

Terima Kasih Pak Polantas Untuk Kebaikkan Hatinya...

Gambar
"Maaf ibu melakukan kesalahan tidak menghidupkan lampu motor, bisa dilihat SIM dan STNK nya?" ujar Pak Polantas sembari menghidupkan tombol lampu setelah aku menepikan motor. "Siang hari lampu mesti dihidupkan juga ya pak? aku balik bertanya setelah menyerahkan SIM dan STNK. "Mari ikut saya ke pos!". Aku pun mengikuti dengan langkah gontai sambil berkata dalam hati kalau aku sedang apes. Di dalam pos terdapat bangku panjang dan aku pun dipersilahkan untuk duduk. "Berdasarkan UU Ri Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu lintas dan Angkutan Jalan pasal 293 ayat (2) jo pasal 107 ayat 2  bahwa pengendara sepeda motor yang tidak menyalakan lampu utama pada siang hari didenda dengan denda maksimal Rp.100.000,-" jelas Pak Polantas sambil mengamati dan membolak-balik SIM dan STNK motor ku.

Emang Siapa Yang Mau Berteman dengan Orang Egois?

Gambar
Seorang teman menantang ku untuk menulis dengan tema "EGOIS". Lumayan sulit sih, berkali-kali aku menekan tombol backspace karena memang sudah lama sekali aku tidak lagi berani mengemukakan pendapatku di blog ini dalam bentuk opini. Tapi, sebelum membahas tentang egois lebih mendalam, ada baiknya sama-sama kita terlebih dahulu mengetahui apa arti egois? Dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Egois berasal dari kata ego, yang dalam bahasa Yunani berarti aku. Jadi orang yang disebut egois adalah orang yang hanya mementingkan keakuan dirinya sendiri diatas kepentingan orang lain tanpa batas.