Aku tidak menyuruh kalian menciptakan dunia yang lebih baik, karena kurasa kemajuan bukanlah sesuatu yang harus dicapai. Aku hanya menyuruh kalian hidup di dalamnya. Tidak sekedar bertahan, tidak sekedar mengalaminya, tidak sekedar melewatinya begitu saja, tetapi hidup di dalamnya. Memperhatikannya. Mencoba mengambil maknanya. Hidup dengan nekat. Mengambil peluang. Membuat karya sendiri dan bangga terhadapnya... (Joan Didion - 1975)

Tuesday, June 29, 2010

Ke-35 : Award Pertama

Selasa, 29 Juni 2010


Dari Cerita Hujan


Nah loh, aku dapat award "Friendly Visitors". Award yang pertama ini dari saudari "Candy Girl" yag benar-benar seperti candy (abis Blognya keren manis bener-red), Senang sekali rasanya, tapi juga bingung. Yang namanya award yang pertama gitu, aturan pakainya (emang minum obat-red) aku tidak jelas benar walaupun sudah dijelaskan, walah-walah.. memalukan sekali ^_^.
Setelah sedikit selancar diblog teman-teman yang pernah dapat award, akhirnya aku tahu kalau ini ternyata seperti permainan backlink, hmm trims sobat Oempak yang sudah menjelaskan ^_^. Tapi, aku minta maaf sekali kepada Saudari "Candy Girl", Mungkin Award ini aku putuskan sampai posting ini saja, karena aku bingung siapa saja yang mesti aku kasih kembali award ini. Semoga Saudari Candy Girl tidak kecewa ya. Terimakasih atas Awardnya dan salam persahabatan. ^_^

Ke-34 : Kenapa Blog Dihapus Om Google ?

Selasa, 29 Juni 2010

Subuh ini, kota Curup kembali diguyur hujan yang deras, huft.. aku terjaga dari tidurku ketika Ello, Ipang, Berry St Loco, dan Lala telah meneriakkan "Buka Semangat Baru" dari alarm HP ku. Setelah menyelesaikan laporan kepada Sang Pencipta, kemudian seperti biasa aku mencoba untuk posting di blog ini. Sepertinya aku rada bingung apa yang ingin aku sheare ke sobat-sobat semua, hmmm.. kita kulum permen teh dulu lah, sambil cari ilham.. ^_^
Ku buka akun FB-ku yang semalam sangat aku khawatirkan karena ada pihak asing yang iseng meng-hack-nya. hmm.. ada 2 permintaan pertemanan, wah! akhirnya aku dapat ilham tuk postingku pagi ini, terimakasih saudara Adib Mahdy. ^_^
Di statusnya, dia mengeluh karena blognya di banned google, ku kutip ya statusnya :
"udah lama bangun blog dari awal..dengan semua usahaku..sampai nilai menurun skrg malah di Buang ma google..aduh..apes.apes..T.T".

Kasihan ya, pasti sahabat blogger tidak mau kan mengalami nya? jadi seperti biasa aku pun mencari-cari sebab kenapa blog bisa di banned Om Google kita ini. ( perjalanan di dunia maya dimulai) . Siip, sekarang kita mendarat di blog saudara anshori65, dan kita lihat hasil pencarian kita.
Ternyata, blog yang kena banned adalah akibat melakukan pelanggaraan dari peraturan blogger, adapun penyebab blog dihapus (banned) adalah sebagai berikut:
  1. Konten Dewasa
  2. Konten dewasa berbau porno memang dibolehkan oleh blogger, tapi Anda harus menandai blog Anda sebagai konten dewasa pada setting/pengaturan blog.
  3. Keselamatan Anak
    Jangan membuat konten yang berupa pornografi anak ataupun pedofilia. Jika Anda melakukannya, blogger akan mengakhiri akun Anda.
  4. Pernyataan Sara
    Tulislah konten yang baik. Jangan yang mengandung unsur-unsur kebencian atau kekerasan terhadap suatu ras, suku bangsa, agama, kecacatan, dll.
  5. Konten Kasar
    Konten yang dimaksud di sini, yaitu konten yang hanya membuat heboh tanpa teks atau keterangan sedikitpun.
  6. Kekerasan
    Jangan melakukan ancaman terhadap orang lain melalui blog Anda, juga menulis konten yang mendorong pembaca untuk melakukan kekerasan.
  7. Hak Cipta
    Sebaiknya Anda tidak melakukan sembarangan copy-paste konten. Jika mengcopy-paste konten orang lain, sebaiknya buat sumbernya. Baca lebih jelas mengenai hak cipta blogger.
  8. Informasi Pribadi
    Jangan mempublikasikan informasi pribadi atau rahasia orang lain, seperti nomor kartu kredit, nomor SIM, dan lain-lain.
  9. Aktivitas Ilegal
    Gunakan blogger dengan sewajarnya. Jangan gunakan blogger dalam aktivitas ilegal.
  10. Spam
    Tindakan spam ini seperti memberikan komentar ke blog orang lain untuk tujuan promosi tanpa ada hubungan dengan artikel.
  11. Virus
    Jangan buat blog Anda untuk menyebarkan virus atau kode berbahaya kepada pembaca.
Jadi, sobat blogger mesti berhati-hati, jangan sampai blognya dihapus oleh Om Google. Untuk yang sudah kena banned, tenang saja blognya masih bisa dikembalikan lagi, asal pemilik mau untuk merubah blognya menjadi sesuai dengan aturan Om google. Tetap Semangat!!! ^_^


Monday, June 28, 2010

Ke-33 : Semangat di Hari Senin

Senin, 28 Juni 2010

“We can do no great things, only small things with great love”, (Mother Theresa)

Sebelumnya aku mengucapkan Selamat Pagi dan Selamat Memulai aktivitas di hari Senin untuk semua sobat2 semuanya, I love U All!!! Tak terasa tanggal sekarang sudah masuk hari ke 28 di bulan juni, Kenangan suka maupun duka menghiasi perjalanan hidup kita selama ini. Tetapi coba kita renungkan bersama, selama ini apa hal bermanfaat untuk orang-orang sekitar kita khususnya dan masyarakat pada umumnya yang telah kita perbuat?

Mulailah dari lingkungan terdekat
Bencana tsunami di Aceh, bahkan amukan Katrina di Amerika Sana, pastilah mengetuk rasa kemanusiaan kita. Tapi sebelum kita berpikir untuk langsung pergi ke sana, cobalah lihat disekeliling, adakah yang membutuhkan uluran tangan kita? Karena kadangkala kita sering tidak menyadari hal-hal yang sebetulnya ada di sekitar kita, misalnya: Coba sedikit kita lihat ke halaman, sudah bersihkah halaman rumah kita, atau yang agak jauhan, kita lihat kondisi tetangga kita, adakah yang membutuhkan pertolongan kita? (Boleh sih kalo halaman rumah kita sudah bersih, geser dikit ke halman rumah tetangga, kalo semua orang sudah menjadi seperti kita, besar kemungkinan komplek rumah kita akan kelihatan bersih dan asri, dan coba juga kita renungkan kalau semua bisa seperti kita, pasti deh sampah di Indonesia menjadi sesuatu hal yang langka dan bisa dipastikan akan punah, hehehehehehehe)

Lakukan Sesuai kemampuan
Tak perlu memaksakan diri. Kita adalah pihak yang diharapkan membantu, bukan justru menambah beban. Bila tak kuat berhadapan dengan darah, misalnya, tak usah memaksakan diri untuk membantu korban bencana dengan terjun langsung ke lapangan. Kan klo kita pingsan bukannya kita membantu orang, malah jadinya berabeh bisa jadi sekampung gempar karena harus membantu mengantar kita ke rumah sakit, hehehehehehehe ,Kita bisa membantu dari sisi lain misalnya dengan menggalang bantuan atau membantu mengurus administrasi.

Lakukan sesuatu yang anda suka
Kita suka buku, anak-anak, laut, hewan,atau apapun. Cintailah yang membuat kita rela untuk melakukan apa saja untuk membuat sesuatu jadi lebih baik. Sukarelawan, mestinya sih lebih menyenangkan ya ketimbang relawan. Kalo kita suka buku, coba deh lihat di rak koleksi buku kita pasti udah bejibun tuh !!!, jadi kenapa tidak, kita bisa mendirikan perpustakaan untuk menambah pengetahuan anak-anak di sekitar kita, sekalian juga kita membantu program pemerintah untuk cinta membaca.

Hanya memberi, tak harap kembali
Jadikan itu motto kita, sehingga apa yang kita lakukan itu benar-benar berasal dari hati yang paling dalam, dan memang untuk kepentingan bersama.

Sunday, June 27, 2010

Ke-32 : Turun Gunung

Minggu, 27 Juni 2010

Kurang lebih satu bulan sekali aku pasti ke Kota Bengkulu, kalau disini sering disebut "turun gunung", karena memang kota Curup itu letaknya di daerah perbukitan. Pemandangan alam yang alamiah dengan adanya "Liku sembilan" yang ditawarkan selama kurang lebih 3 jam perjalanan (rata-rata 40 - 90 km/jam) sangatlah indah. Moment ini akhirnya bisa aku abadi kan ketika aku turun gunung membonceng dengan motor bersama sahabatku Mumun.








Dijepret pada :
Sabtu, April 10, 2010, 6:10:38 PM

Saturday, June 26, 2010

Ke-31 : Kalau Bisa Dipersulit, Kenapa Bisa Dipermudah

Sabtu, 26 Juni 2010

Selamat Pagi tuk semua sahabat blogger se-Indonesia, maaf sekali semalam aku belum sempat kunjungan ke semua blog-blog sahabat, habis aku sibuk berbenah gara-gara pindahan template kemarin. Hmm.. semoga setelah ini ga pindah-pindah lagi ya, takut dibilang "seperti kucing beranak sih", hehehehe.
Hari ini, tumben-tumben aku start kepagian, pukul 07.00 AM aku sudah keluar dari kost-an ku tercinta. Tetangga ku sebelah pada aneh, kayak melihat keajaiban dunia semua ketika aku dah manasin si hitam pagi-pagi, be cool man.. ^_^
Sampai di rumah pak Lurah Kelurahan Talang Ulu kira-kira pukul 07.16 AM, memang sih lebih awal dari janjian kemarin yaitu pukul 07.30 AM, mesti in time gitu loh. Gila bener deh, be cool bangen selama perjalanan, kabut masih dimana-mana. Hmmm...
Alhamdulillah, akhirnya ku dapatkan juga "surat tanda terima laporan bulan". Memang aneh buanget bulan ini. Format laporan bulanan berubah total, tambah aneh-aneh saja. Ya, tetap mesti dituruti lah, kan masih kerja sama orang :) . Yang paling lucu dari draft laporan bulanan yang baru ini adalah kita mesti tulis tangan "daily activity", yang tadinya biasa kita ketik, wuuah.. hari gini masih tulis tangan, apa kata dunia!!! Yang tadinya kerjaan bisa selesai dalam 15 menit, sekarang mesti menghabiskan waktu paling cepat 45 menit, (abis dah lupa gimana cara nulis tangan :) ) . Teringat aku, omelan sahabat satu team ku, katanya, kenapa ga sekalian saja laporan bulanan ditulis tangan, biar semua laptop kita jual saja, hahahahaha.
Hmm... semakin hari, semakin rumit saja administrasi di program ini, buanyaak buangget... Teringat aku perkataan senior-senior dulu, Fasilitator itu tugasnya dilapangan, kalau banyak ngurusin administrasi, artinya intensitas/waktu ke lapangan menjadi kurang, hohohoho.. ^_^ . Duuh, Kayaknya kita semua mesti refleksi diri lagi lah, sebetulnya apa sih visi, misi, dan tujuan dari program PNPM- MP ini ?

Friday, June 25, 2010

Ke-30 : Yang Terpendam

Jum'at, 25 Juni 2010



Apalah artinya cinta, bila cinta tak tersampaikan
Yang Ada hanyalah penyesalan di dalam hati dan menjadi hancur
Semua telah hilang hanyut terbawa anganku
Jadi harapan yang tak mungkin ku miliki

Apakah kau tahu aku mencintaimu
Bila kuingat dirimu
Pernahkah kau sadari ku coba raih hatimu
Dan tak akan henti untuk tempatkan kau di dalam hati ku


By : Caffein Band


Thursday, June 24, 2010

Ke-29 : Wajib Dibaca Bagi Yang Ingin Menjadi Pemimpin

Kamis, 24 Juni 2010

Aah.. dari pada aku pikirkan kejadian aneh tentang followed blog ku, baiknya aku coba posting-posting lagi, mana juga kata Andi mungkin karena jaringan yang lambat, yup... may be yes mas be no lah, hehehe. Sekarang seperti biasa Kota curup di guyur hujan deras, hmmm senang sekali kalau ga da pertemuan malam, kalau ada ya mesti pergi deh dengan seragam astronot yang siap untuk pergi ke bulan alias mantel hujan ^_^.
Sambil menunggu waktu sholat Isya, aku menghabiskan waktu ku bersama sobat setia ku si Komtam (Komputer Hitam). Sambil membalas kunjungan teman-teman blogger aku mendengarkan lagu sendu Indonesia album lawas Melly Goeslow "Ada Apa Dengan Cinta". Huft, mata ku tertuju dan menangkap sebuah Modul Dasar Komunitas "Pemberdayaan dan Kerelawanan", yang teronggok di sudut kamarku, Hmm.. modul sebagai modal waktu aku buat catatan proses untuk laporan pelatihan kemarin belum sempat aku balikkan di tempat nya semula.
Jujur aku katakan, dari semua isi dan modul yang menjadi media sosialisasi PNPM-MP, yang paling aku sukai adalah bahan bacaan. Seperti yang sekarang ini aku baca, Hmm.. aku sheare saja ya sama sobat-sobat, mungkin saja bahan bacaan yang berjudul "Semangat Pengabdian" ini menjadi bermanfaat, apa lagi sekarang kan sedang musim-musimnya kampanye Pilkada ^_^.

Semangat Pengabdian

Banyak diantara kita percaya bahwa memimpin adalah meraih kekuasaan. Tetapi, selama kekuasaan menguasai otak kita tentang kepemimpinan, kita tidak akan dapat bergerak maju menuju suatu standar kepemimpinan yang lebih tinggi. Kita harus menempatkan pengabdian sebagai inti; karena meskipun kekuasaan akan selalu dihubungkan dengan kepemimpinan, ia hanya memiliki satu penggunaan yang sah: Pengabdian.
Pentingnya pengabdian bagi kepemimpinan mempunyai sejarah yang panjang. Raja-raja zaman dahulu mengakui bahwa mereka mengabdi untuk negara dan rakyatnya, meskipun tindakan-tindakan mereka tidak konsisten dengan ucapan mereka. Upacara-upacara pelantikan di zaman modern bagi para petinggi negara semuanya melibatkan pengakuan akan pengabdian terhadap Tuhan, negara, dan rakyat. Para politisi merumuskan peran mereka sebagai pengabdian kepada rakyat. Dan di arena spiritual pengabdian selalu menjadi inti kepemimpinan.
Pengabdian hadir dalam konteks suatu hubungan. Dalam politik, hubungan itu adalah hubungan antara para pejabat terpilih dengan para pemilihnya, di lingkungan akademik antara pengajar dan siswanya, dalam kehidupan beragama antara pemuka agama dengan umatnya.
Idealnya adalah pengabdian tidak mementingkan diri sendiri, kita harus menganggap setiap orang sebagai diri kita sendiri dan kita tidak boleh mengharapkan imbalan. Tetapi, jika anda menunggu sampai anda dapat mengabdi tanpa motif pribadi, anda boleh menunggu "sampai tua".
Kepemimpinan yang berorientasi pada pengabdian tidak harus diartikan selalu menuruti kemauan oang lain. Pengabdian harus dilakukan dalam kerangka acuan nilai-nilai moral, ia harus merupakan pengabdian yang jujur. Jika kita mengikat diri pada pengabdian yang jujur, kita tidak harus selalu mengatakan kepada orang banyak apa yang mereka ingin dengar dari kita. Anda justru harus mengatakan kepada mereka jika anda anggap mereka salah.
Sebagai pemimpin, kita harus membangun organisasi yang terikat pada pengabdian. Kita arus menciptakan kesadaran akan pengabdian, membentuk kelompok inti yang akan melatih orang-orang untuk mengabdi, mengembangkan sistem untuk memberikan pengabdian, dan mengukur pengabdian itu untuk mengevaluasi kinerjanya. Tidak ada yang baru dalam tugas-tugas ini. Banyak badan usaha dan organisasi sukarela melakukan ini dengan sangat baik.
Jika standar tunggal merupakan pondasi standar kepemimpinan yang lebih tinggi, semangat pengabdian adaah bahan untuk mendirikan struktur bangunannya.

Lima langkah yang akan membantu pemimpin inti menjalankan pengabdiannya:
  • Fokus pada tanggungjawab
  • Menekankan pengabdian berlandaskan nilai
  • Membuat komitmen terhadap pengabdian pribadi
  • Memahami kebutuhan orang-orang yang akan anda abdi
  • Mendamaikan kekuasaan dengan pengabdian.

***

Jadi gimana dengan bacaan diatas? kepanjangan ya? hehehehe. ^_^. Tapi yup, itu menjadi pencerahan juga untuk orang yang ingin menjadi Pemimpin, semoga saja janji-janji calon bupati Kabupaten Rejang Lebong yang ku dengar di radio waktu makan siang di warung bakso tadi tidak hanya omongan belaka, bila memang niatnya memang untuk pengabdian. Karena, bakat khusus tidak diperlukan untuk menjadi pemimpin, hanya hasrat dan komitmen untuk mengabdi yang utama. ^_^


Ke-28 : Kok Tidak Bisa Followed ya?

Kamis, 24 Juni 2010

Selamat pagi semua sobat-sobat ku di dunia maya, Nice to meet u this morning, always be happy ^_^. Seperti biasa ditemani menu sarapan, aku mulai menjelajah dunia per-blogger-an, maklumlah karena momennya pas buanget ketika aku bosan dengan update status, koment status, upload status, etc (FB-an gitu lohh). Mungkin bener kata orang, aku ini hatinya harian, kadang senin kadang kamis (emang puasa.. wkwkwk) dan sekarang hatiku sudah kembali ke dunia blogger, duni yang juga sudah lama aku tinggalkan.. hmmm.. kangeeeen!!!
Tapi hari ini, aku mengalami kejadian yang aneh, alias ga seperti biasa. Disela-sela kunjunganku, selain aku koment posting sobat-sobat blogger + isi buku tamu. Aku juga suka followed blog-blog yang keren dan bisa menjadi ispiratif ku. Tapi hari ini, kok ga ada satu pun blog (misalnya : etam grecek, morin cirebon, tukang colong, etc) yang bisa aku followed ya? dah ku ulang-ulang kok ga bisa juga, duh sediih... semoga mimpi buruk ini segera berakhir.... :(

Wednesday, June 23, 2010

Ke-27 : Lomba Design Pembatas Buku Vixxio

Rabu, 23 Juni 2010




Alhamdulillah, akhirnya jadi juga walau hanya hasil drag gambar dari sana-sini, tapi sungguh aku puas sekali dengan hasil karya ku ini, tumben-tumben punya ide begini, hehehe.
Memang sih, aku ikutan dengan modal nekat saja, karena baru sekali ini aku ikut lomba-lomba design seperti ini ^_^. Nah, mumpung Vixxio memberi kesempatan, ku cobalah ikut lomba yang pertama ini. Semoga ini bukan lomba pertama dan terakhir yang aku ikuti. Semangat!! ^_^

Ke-26 : Yang Sudah Biarlah Sudah

Rabu, 23 Juni 2010

".....Tuhan, aku berjalan menyusuri malam setelah patah hatiku, aku berdoa semoga saja ini terbaik untuknya. Dia bilang: kau harus bisa seperti aku, yang sudah biarlah sudah."
(kutipan lagu: Mudah Saja - Sheila On Seven)

Nyambung apa ga antara kutipan lagu di atas dengan posting ku hari ini tidak terlalu aku pikirkan (karena aku suka lagunya ^_^) . tapi kalimat YANG SUDAH BIARLAH SUDAH yang mengispirasikanku pagi ini.
Terkadang kita terjebak dalam mengenang dan mengingat masa lalu, yang berakhir menjadi kesedihan dan nestapa yang artinya membunuh semangat, memupuskan tekad dan berujung menguburkan masa depan yang belum terjadi, wah.. wah... (geleng-geleng mode*on).
Memang sih, berat sekali untuk dapat melupakan masa lalu, apalagi masa lalu itu memberikan kesan yang sangat mendalam di kehidupan kita. Tapi apakah kita mau hidup dalam mimpi buruk masa lalu? Jangan sampai deeh..!! Tidak mungkinkan kita mengembalikan air sungai ke hulu, tidak mungkinkan kita mengembalikan air mata ke kelopak mata? Ingatlah sobat, membaca kembali masa lalu adalah kondisi yang sangat naif, ironis, memprihatinkan dan sekaligus menakutkan.
Yuuk!!! sekarang kita lipat berkas-berkas masa lalu. Cukup ditutup rapat-rapat, lalu disimpan dalam ruang penglupaan, diikat dengan tali yang kuat dalam penjara pengacuan selamanya. Karena, orang yang berusaha kembali ke masa lalu, adalah tak ubahnya orang yang menggergaji serbuk kayu, Hmm... Good Bye Masa Lalu.... yang sudah biarlah sudah... ^_^

Tuesday, June 22, 2010

Ke-25 : See The Sun

Selasa, 22 Juni 2010

Huft... Alhamdulillah, blogger walking ku pagi ini disela-sela sarapan memang sungguh bermanfaat. Sungguh aku sangat terkesima melihat blog-blognya sahabat setanah air yang keren-keren... duh.. jadi mengkerut dan malu bener... tapi Yup!! aku mesti semangat, karena ini adalah awal aku untuk belajar menjadi lebih baik dari sobat-sobat tersebut.. Mohon bantuannya ya sobat-sobat... hehehehe
Hmm.. aku terngiang-ngiang kembali komentar "mbak Diah" di FB ku, >> klo sudah ada penyakit M.A.L.A.S, ya ga tau mesti ngomong apa lagi. ternyata menurut penelitian ku penyakit yang paling berbahaya di dunia adalah penyakit yang terdiri dari 5 huruf tersebut, jadi sobat-sobat mesti hati-hati bener deh dengan penyakit yang satu ini. ^_^
Dalam satu bulan ini, jujur saja hidupku bagaikan "hidup segan, mati tak mau", aku sedikit kecewa dengan dunia kerjaku. Mungkin karena aku terlalu berharap besar dengan pekerjaan ini? sok jadi pahlawan gitu?? Duuh... jadi sedih lagi... :( . Pa lagi karena kejadian kemarin di korkot, hiks... menyebalkan. Hmm.. kayaknya aku memang mesti menarik diri dari korkot, maaf ya Tik, aku takut ketemu drakula-drakula penghisap semangat di korkot... so klo kita ketemu, di warung bakso saja ya.. hehehe
Tuk pak drakula, huft salah.. Dodol-1 maksudnya, sekalian sajalah diposting ini aku minta maaf, karena kemarin aku tinggalkan kau begitu saja, karena kulihat kau sangat aneh dan aku mesti menahan sabar. Dan juga aku mohoooon dengan sangat, jangan suruh aku memutuskan kebijakkan untuk tim, karena aku hanya seorang faskel, ok?? ^_^

SEMANGAT PAGI TUK SEMUA, SEE THE SUN!!! ^_^


Sunday, June 20, 2010

Ke-24 : Nasib Rantang

Minggu, 20 Juni 2010

Yup, waktu sudah menunjukkan pukul 11.14 PM, tapi mataku ini baru ngantuk sekitar 80%. Yang aku kerjakan hanya chat dengan sobat-sobat di FB. Hmm.. memang aneh aku ini, sesudah minum obat, kok malah mata melek kayak gini, enak juga meleknya jadi sehat wal afiat, ini badan jadi panas dingin.. hmmm.. tapi lumayanlah dari pada aku tidak minum obat sama sekali. ^_^
Bingung mau ngapain, akhirnya aku coba posting sajalah di blog, aku teringat tentang artikel yang ada di koran Kompas yang aku baca di korkot kemarin. Artikel itu tentang "rantang". Yup, bener sekali, rantang tempat makanan. Hmm.. sekarang rantang sudah menjadi barang langka, karena sekarang fungsinya sudah tergeser karena arus moderenisasi. Lihat saja kenyataan sekarang, kalau ada yang membawa rantang ke tempat kerja, mesti orang tersebut dicap kuno atau kampungan, beda bener dengan yang datang ke kantor dengan membawa bekal makanan siap saji, hmm..
Kasihan ya nasib rantang, dia kalah dengan makin maraknya tempat makanan yang terbuat dari plastik dan lebih simpel. Padahal tempat makanan dari plastik itu belum tentu terpercaya kebersihan dan higienisnya. Huft Bisa jadi, di tahun 2017 rantang akan menjadi benda yang turut dilestarikan dan akan di tempatkan di museum, Yuuk bersama lestarikan rantang.. hehehehe .. (asal mode*on)

Saturday, June 19, 2010

Ke-23 : Jurus Pamungkas

Sabtu, 19 Juni 2010

Huft... tidur siang ternyata tidak mempan juga. Malah sekarang badan jadi panas-dingin begini... Jiaaaah menyebalkan!!!!!!
Terpaksa jurus pamungkas ku aku keluarkan tadi, yup! parasetamol, antalgin, dan enervon-c. Tiga jurus andalan yang sebetulnya aku hindari tapi sekarang terpaksa aku minum coz aku ga mau sakiiiit.....!
Hmmm... rehat dulu ya.......

Friday, June 18, 2010

Ke-22 : E-book How to Have a Beautiful mind

Jum'at, 18 Juni 2010



Download, Clik here

Ke-21 : Rezeki

Jum'at, 18 Juni 2010

sebelum posting, sempat terlintas di benakku, aku rasa ada yang salah dan aneh pada diriku. Ketika orang berlomba-lomba untuk hidup lebih mapan aku malah menunggu ada yang mau mengajakku untuk hidup dalam kesederhanaan. Kalau ditanya kenapa? aku hanya akan menjawab kalau hidup dalam kesederhanaan akan membuatku lebih mengerti arti hidup.
Kadang aku juga berpikir, kenapa aku benci sekali dengan uang. Walau aku tahu, hidup tidak akan berjalan tanpa uang, tapi mengagungkan uang sampai seseorang rela melakukan segala cara dan hal membuatku miris.
Allah baik sekali kepadaku, aku dilahirkan di keluarga yang tentram, dimana abah dan emak menjadi orang yang the best di dunia ini. Aku hidup tidak dalam kemewahan, tapi selalu cukup. Dan yang pasti aku tidak akan pernah menjadi orang kaya, karena ku rasa bakat ku untuk kesana tidak ada, hehehe
Dulu mungkin aku melakukan hal paling bodoh, Banyak yang bersyukur atas rezeki Allah, tapi banyak juga yang mengeluh, hmmm... dari teman-teman sekolah sampai kuliah mungkin sampai aku kerja, banyak yang bilang kalau hidupku ini enak. Alhamdulillah, memang seperti itu kenyataannya, dan karena itu aku slalu bersyukur kepada Allah.
Tentang ujian rezeki, hanya ku lakukan untuk pembelajaran hidupku. Ya.. tahu sendiri bagaimana kehidupan fasilitator, gaji tidak selalu tetap, kadang tepat waktu, kadang juga sampai telat berbulan-bulan. Nah, waktu itu kebetulan gaji sedang rada telat, seperti biasa aku keliling desa, dari pada suntuk dan iba melihat dan mendengar keluh kesah teman-teman. Teringat aku, uang di kantong ku hanya ada 20 ribu, hiks.. hebat sekali untuk orang yang hidup sebatang kara di kota kecil ini. Sampai di salah satu desa dampingan ku, aku ketemu dengan relawanku, hiks.. ternyata dia sedang bersedih karena adanya permasalahan keuangan. Dia butuh uang 20 ribu untuk mengobati anaknya. Mungkin bagi kita uang 20 ribu tidak seberapa, tapi ternyata bagi relawanku ini, uang 20 ribu bisa membeli kebahagiaannya. AllahuAkbar...
Sebetulnya, aku bingung karena sebetulnya aku memiliki kebahagiaan relawanku itu di kantongku, tapi ada juga sekilas terpikir, bagaimana nantinya dengan aku? hehehe.. aku jadi tertawa sendiri mengingat saat itu. Dalam waktu 15 menit aku menganalisa dengan rumus pembandingan manfaat, akhirnya aku serahkan uang 20 ribu milikku satu-satunya. Semoga menjadi yang terbaik, hanya itu harapku. Sampai di kost, aku ceritakan hal ini dengan sahabat ku, kita berdua tertawa... karena memang kita termasuk kumpulan orang bodoh.
Allah memang Maha Besar, ternyata aku tidak pernah kehilangan uang 20 ribu ku, karena Allah memberiku berlipat-lipat rezeki yang nilainya melebihi dari 20 ribu setelah kejadian itu. Duuh.. tambah sayang sama Allah... terima kasih ya Allah.....


Thursday, June 17, 2010

Ke-20 : Hmm...........

Kamis, 17 Juni 2010

Hmm...........
Kuhirup dalam-dalam bau segar rerumputan di depan kost
Seluruh jiwa dan hati ku bergetar
Tak kan pernah ku lupa moment seperti ini setiap pagi
Alhamdulillah

Ke-19 : Raja Yang Gelisah

Kamis, 17 Juni 2010

Pada suatu hari ada seorang raja yang gelisah, ditengah harta berlimpah, istri yang cantik, kehidupannya hampir tidak memliki kekurangan apapun dalam materi tetapi raja itu merasa gelisah, tidak tahu apa yang membuat hidup gelisah. Maka pada suatu malam sang raja keluar dari istana untuk mencari pengobat rasa gelisahnya.
Raja memutuskan menyamar dan mengembara. Di sebuah desa, ia menemukan beberapa penduduk yang terus menerus mengeluh hidup kekurangan. Ditempat yang tidak jauh sang raja melihat ada pedagang kaya raya tetapi terus menerus mengomel dan marah karena hari itu tidak untung besar.
Melihat kenyataan hidup seperti itu sang raja semakin tidak mengerti, apa yang sebenarnya yang dicari dalam hidup ini. Disaat raja menerung dan putus asa tiba-tiba terdengar suara seseorang, 'Alhamdulillah, pekerjaan hari ini sudah selesai. Alhamdulillah, malam ini sudah makan. Alhamdulillah, terima kasih Ya Allah sekarang waktunya untuk istirahat.' ucapnya.
Suara itu benar-benar menggetarkan jiwa sang raja, mampu merasakan kebahagiaan dan kedamaian dihatinya. Sang raja mencari sumber suara itu, dia tertegun dan terpaku ternyata suara itu berasal dari seorang pemuda yang mengenakan pakaian lusuh yang nampak tertidur pulas di gudang penyimpanan barang. Melihat pemuda itu, sang raja meneteskan air mata betapa kebahagiaan justru hadir pada orang yang dipandang sebelah mata sementara dirinya sebagai raja yang berlimpah harta dan kekuasaan hidup dalam penderitaan.

>> kita dapat melihat bahwa kunci kebahagiaan itu sebenarnya ada dalam hati kita. Suasana hati kita tergambar dalam kehidupan sehari-hari, senang, sedih, tertawa, menangis, terdiam, tersenyum. Kunci kebahagiaan tidak dapat ditemukan dari harta berlimpah ataupun kekuasaan melainkan pada hati yang tenteram.
---

'(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah! hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.' (ar-Raad : 28).


By: agussyafii

Wednesday, June 16, 2010

Ke-18 : Bensin Oh Bensin !!

Rabu, 16 Juni 2010

Aktivitas ku di siang hari ku akhiri setelah ditutupnya rapat koordinasi full team di korkot. Isinya juga seperti biasa, untung tadi pagi aku sudah berjanji tidak mengeluh, karena itu ya aku hanya cengar-cengir lihat bahasan koordinasi, walau tadi aku rada sebel, karena nasib mumun di rakor itu.
Pulangnya, aku lihat kalau bensinku sudah hampir sampai batas merah, hehehe... baru sekali ini keadaannya seperti ini, biasanya kalau tinggal setengah aku langsung isi. Hmm... pulangnya aku langsung cari bensin ke eceran-eceran. Kalau sahabat bertanya kenapa aku beli dieceran? Jawabannya adalah karena POM bensin di kota Curup ini hanya ada 2 buah, dan letaknya semuanya di pinggiran kota. Awalnya aku juga tidak suka harus mengisi di eceran, tapi ya ga pa-pa lah, hitung-hitung bantu masyarakat disini, karena kulihat bisnis bensin ini ternyata jadi peluang usaha masyarakat yang cukup menjanjikan di kota curup. Termasuk juga jadi dilema, kadang aku bela-belain ke POM bensin, tapi apa dinyana, ternyata bensin di POM dah habis, dan terpaksa aku tetap beli eceran di sekitar POM, hmmm....
Nah, hari ini aku kena batunya karena menunda-nunda mengisi bensin, sekarang bensin si hitam dah di limit mengkhawatirkan, kalaupun berjalan mungkin hanya cukup untuk aku bolak-balik ke basecamp, hiks... artinya langkahku ke desa terbatas, aiiiiiiiiiii.... sebel kaaaan!!!
Tadi, setelah pertemuan musyawarah BKM di Kelurahan Kampung Jawa, aku bertanya-tanya kepada Bapak-bapak BKM tentang langka nya bensin hari ini. Ada yang sama sekali belum menyadari, ada juga yang bilang, kabarnya bensin yang masuk hari ini ke Curup hanya 10 liter saja, dan ada juga yang bisik-bisik karena adanya kepentingan seseorang berkaitan Maraknya Pilkada, hmmm.. begitu kah?, aku hanya bisa berguman.
dan yang pasti, aku sekarang sudah kapok se kapok kapok nya, ga bakalan lagi bensin si hitam jadi seperti ini, I Promise!! I'm sorry hitam...

Ke-17 : I Must Wake Up

Rabu, 16 Juni 2010

Bismillahirohmanirohim....
Memang buku La Tahzan benar-benar menjadi ispiratif untuk ku. Ketika aku lemah, dan merasa sebagainya, buku ini slalu memberi solusi untuk ku. Hm.... trims Allah...

"Buanglah kata "seandainya", "kelak akan", dan "bisa jadi".
Melajulah Seperti Pedang ditangan seorang pahlawan.

Kutipan ini sangat inspiratif untukku hari ini. Yup, aku terlena dengan slalu bermimpi, sehingga aku menjadi terpuruk di mimpi itu. It's Real World! I must wake up!
Aku berjanji, mulai hari ini, aku akan berusaha untuk tidak mengeluh, karena mengeluh itu hanya membuat hidup terasa semakin berat. Ayo ami..!! Semangat!!! Hidup ini milik mu, jadi nikmati dan beri makna untuk hidupmu agar engkau menjadi bermanfaat untuk orang lain.. Keep smile!!! ^_^

Tuesday, June 15, 2010

Ke-16 : Sehat itu indah

Selasa, 15 Juni 2010

Astargfirullah... kenapa ini? aku hanya bisa tersenyum sendiri ketika aku sudah menuangkan air dingin di gelas ku. Hmmm... padahal tadinya mau buat wedang jahe hangat, eh.. ternyata aku lupa menyalakan dispenser, huft... nasib... so... wedang jahe dingin, lumayanlah ^_^.
Seperti biasa, di siang hari aku beraktivitas maksimal, dari musyawarah penentuan PJM Pronangkis, sampai mendengarkan curhat tentang kegiatan bersama BKM desa Duku Ilir yang berakhir menjelang magrib, hmmm. Sampai di kost, seperti biasa aku langsung kembali ke peraduanku, hiks.. ternyata raga ini sudah tidak sekuat dulu.
Sekarang, aku di depan laptopku, melihat aktivitas teman-teman facebooker. Aku sengaja meng-off kan chat, karena aku tidak mau nantinya ada teman yang merajuk klo chatnya tidak ku reply. Oh.. memang, sehat itu indah...!

Monday, June 14, 2010

Ke-15 : Mulai Dengan Blogger.com

Senin, 14 juni 2010

Aku menjadi seorang Blogger kurang lebih sudah 2 tahunan jauh sebelum aku mengenal yang namanya facebook. Jujur kukatakan, aku bukanlah seorang blogger yang hebat, karena aku hanya menjadikan blog ku sekedar untuk curhat-curhat saja, hehehe.
Entah kenapa, walau aku juga sekarang menjadi facebooker, tapi aku tetap tidak bisa meninggalkan dunia blog, karena aku merasa menjadi blogger itu mempunyai sebuah nilai lebih dari pada sekedar update status dan koment status. Hmmm karena itu sekarang aku mulai mengajak sobat-sobat ku untuk mengenal juga dunia blogger, yuukk sekarang kita coba buat blog ^_^ .

Langkah-langkahnya menbuat blog di blogger.com:

1. Masuk ke Blogger.com

Ketik URLwww.blogger.com pada browser kamu. Akan muncul halaman depan dari blogger.com dalam bahasa Indonesia. Kemudian Klik tombol "Buat Blog" untuk memulai.
















2. Buat Akun Google

Isi formulir untuk membuat akun google yang baru. Kamu harus sudah mempunyai e-mail terlebih dahulu. Jika sudah lengkap diisi, klik " Lanjutkan" untuk meneruskan proses pembuatan blog.




































3. Pilih nama blog

Pilih judul dan nama blog yang akan kita gunakan. Jika sudah lengkap diisi, klik "Lanjutkan"untuk meneruskan proses pembuatan blog. (jangan lupa alamat url yang dibuat, dicatat ya... ^_^ )





















4. Pilih Template

Pilih template yang sudah disediakan oleh Blogger.com sebagai tampilan blog kamu. Check pada template yang diinginkan kemudian klik "Lanjutkan" untuk memproses pembuatan blog.


























5. Mulai Nge-Blog

Jika proses berhasil, maka akan muncul ucapan Blog anda sudah jadi. Klik "Mulai Blogging" untuk menulis blog post pertamamu.














Akan tampil ruang posting seperti saat kita compose e-mail. Mudah saja, tulis judul posting dan isi apa yang kamu ingin bahas untuk posting pertama kamu. Isi label untuk posting dengan kata-kata yang menggambarkan isi posting-an kamu (misal:kuliner, liburan, berita, dll)





















Untuk mengatur editing pada post kamu, perhatikan icon-icon berikut:




































Gampangkan, jika sudah selesai menulis, klik "terbitkan entri" untuk mulai meresmikan blog pertama kamu. Jika proses berhasil, kita akan diminta klik "lihat blog" untuk melihat wajah blog pertama kita.














Selamat!! Kamu sudah resmi menjadi seorang Blogger! ^_^

Ke-14 : Yuuk Menjadi Blogger...!!!

Senin, 14 Juni 2010


Apa sih sebenarnya Blog itu?

Blog, merupakan singkatan dari kata Weblog, merupakan sebuah halaman di web yang awalnya digunakan untuk menyimpan links atau hal-hal menarik yang ditemukan di dunia web. Blogger sendiri tentunya berarti "pengguna blog" yang melakukan aktivitas, membuat, dan menulis blog secara rutin.

Apa hebatnya Blog?

Oke, bayangkan ini. Dulu untuk membuat sebuah website digunakan bahasa HTML (Hyper Text Markup Language). Setelah jadi, website ini pun harus di-upload ke online web dengan menggunakan FTP (File Transfer Protocol). Apa?? Oke, intinya adalah, dulu membuat website itu sulit. Dengan Blog, yang perlu kamu lakukan hanya mendaftar ke layanan penyedia blog service, kemudian menulis sesuatu di blog kamu dan tekan "post". Gampang buangget kan... ^_^

Terus apa yang harus kita lakukan dengan blog?

Kamu bisa menulis apa saja sesuai dengan minat kamu. Beberapa hal yang bisa kamu lakukan dengan blog:
  1. Nambah teman
  2. Curhat
  3. Menyampaikan info/berita terkini
  4. Pameran Foto
  5. Mereview film yang sudah ditonton
  6. Unjuk keahlian
  7. Naruh puisi atau cerpen (kali aja ada penerbit yang kebetulan lewat.. hehehe)
  8. Jualan
  9. dan lain-lain.
Sebagai info, jumlah pengguna blog di Indonesia masih berkisar 250.000 orang. Dan sebentar lagi statistik itu akan berubah bila kamu juga membuat weblog, so... yuuk Menjadi Blogger..!!!!

Sunday, June 13, 2010

Ke-13 : Si Nita

Minggu, 12 Juni 2010

Ku hentikan motor kesayanganku di taman kota kecil ini, taman kota yang termasuk menjadi pusat aktivitas warga kota kecil ini. Ada yang berkeliling lapangan untuk jogging, ada yang sedang bersenda-gurau bersama sahabat-sahabat, di tengah lapangan tak ketinggalan anak-anak yang bermain sepakbola, maklumlah deman Bola Dunia ternyata melanda juga dikota kecil ini. Kulihat sebuah bangku kosong, dibawah pohon yang lumayan rindang, memang sih agak lumayan jauh dari keramaian, hmm.. tapi posisi inilah yang aku sukai sesuai dengan rasaku saat ini, yang seperti biasa, aku mendatangi taman kota ini biasanya untuk melarikan diri dari suatu masalah, sekedar menenangkan diri dari kerumitan dunia kerja dan hidup.
"Minuman dingin mbak?", tawaran gadis kecil penjual makanan ringan membuyarkan lamunanku. Ku pandangi gadis kecil itu, dari ujung kepala sampai ujung kaki. Pakaian yang lusuh dengan sandal jepit yang kebesaran sekaligus membawa kotak jualannya yang mesti merupakan beban berat untuk anak sekecil dia. "Ada minuman apa saja dik?", tanya ku, ketika ku lihat rautnya yang mulai keheranan karena kelakuan tadi. "Banyak mbak, tinggal pilih saja", ujarnya sambil memberikan senyum manisnya. Hmm... pelayanan penjual yang baik.
Ku pilih minuman pemberi ion tambahan, dan juga sedikit makanan ringan. "berapa semuanya dik?", tanyaku sambil menyodorkan uang pecahan dua puluh ribuan. "Minuman lima ribu, dan keripiknya dua ribu lama ratus, jadi semuanya tujuh ribu lima ratus mbak", ujarnya, sambil menyerahkan uang kembalian kepadaku. Kulihat tangannya sedikit gemetar waktu menyerahkannya, "maaf mbak, kenapa?", tanya gadis kecil itu dengan mimik herannya karena aku belum juga menyambut uang kembaliannya. "Tak ada, terima kasih ya...", ujarku sambil menyambut uang kembalian yang disodorkan, dan kemudian gadis kecil itu berlalu sambil membawa kotak jualanannya dengan sedikit terseok-seok. Setelah puas duduk menyendiri dan matahari sudah mulai kembali ke peraduannya, aku pun mulai beranjak meninggalkan taman ini.
Malam ini, aku berhujan-hujan ria pulang dari pertemuan di desa dampingan, dipersimpangan tadi aku berpisah dengan teman-teman dan melajukan motorku ke daerah pusat makanan, hmm.. maklumlah aku tadi lupa makan siang dan habis magrib tadi langsung berangkat ke desa, dan sekarang cacing-cacing di perut ku rasa sudah pada demo dan berorasi, hehehe. Sampai ke tukang nasi goreng, aku langsung memesan 1 bungkus nasi dan aku berencana untuk makan di kost-an saja lah. Sambil menunggu si mamang menyiapkan nasinya, aku duduk sambil melihat ke sekitar, hmmm... rame juga malam ini, ujarku lirih. Pandanganku terhenti di ujung jalan, di tempat tukang pecel lele. "Bukankah itu, gadis kecil di taman tadi?", tanyaku pada diriku sendiri. Jujur aku tercengang melihat pemandangan ini, sekarang ia mengamen, dengan pakaian yang basah kuyup di hujan lebat ini. Astargfirullah....
"Mbak ini nasinya?", ujar si tukang nasi goreng kembali memecahkan lamunan ku. "Oh iya, maaf pak... ", ujar ku sedikit gelagapan. "Hmmm.. bapak kenal anak yang sedang mengamen itu?", tanyaku sambil menunjuk ke arah warung di ujung jalan. "Oh, itu si Nita, kenapa mbak?", tukang nasi goreng itu balik bertanya. "tidak apa-apa pak, saya cuma heran, tadi siang saya juga bertemu dengannya jualan di taman kota. Apa dia tidak sekolah besok?", jelas ku.
Kulihat si tukang nasi goreng tersenyum, "dia sekolah mbak, karena itulah dia mesti jualan siang dan malam untuk biaya sekolahnya. Dia yatim piatu". Subhanallah, aku tercengang mendengar penjelasan si bapak tukang nasi goreng. "Tapi tenang saja mbak, semua pedagang disini sayang sama si Nita, dia anak baik mbak dan juga pintar. Dia selalu mendapat peringkat pertama", jelasnya.
Setelah berterima kasih pada si bapak, aku kemudian pulang dengan menembus hujan. Diperjalan, aku merenungkan tentang si Nita, hebat! masih kecil sudah giat dan gigih menghadapi kehidupan, sedangkan aku?? Hiks.. jadi malu......

Ke-12 : Ebook The Science & Miracle of Zona Ikhlas

Minggu, 12 Juni 2010

Saturday, June 12, 2010

Ke-11 : P2M (Perkumpulan Pemberdaya Masyarakat)

Sabtu, 11 Juni 2010

Ke-10 : Kerinduan

Sabtu, 12 Juni 2010

Kalau sobat tanya apa yang aku rasa sekarang? Aku muak.........!!! Tapi kenapa aku bertahan? Aaahh...... Sepertinya perjalanan ku dalam program ini akan semakin sulit, karena aku tidak lagi merasakan indahnya team. Tapi, bisa jadi aku sendiri yang salah, dan aku juga merasa ini sepenuhnya memang salahku, hiks...
Seperti pada hari ini, sungguh aku merasa tidak mempunyai team lagi, ikatan koordinasi melemah, komunikasi juga melemah, dan kebersamaan juga sangat kecil. Apakah ini yang aku pertahankan?
Ya Allah, mengapa kau beri aku rasa sayang ke desa dampingan? mengapa setiap aku berpikir untuk mengakhiri pekerjaan ini, wajah dan cita-cita warga desa yang sering mereka curhatkan kepadaku selalu membuatku merasa harus bertahan? Tapi aku lelah, aku lelah.......
Aku rindu teamku dahulu, aku rindu adanya Mumun, aku rindu adanya mbak dewi, aku rindu berjalan ke desa bersama mereka.
Aku bisa berpura-pura tertawa bersama teamku, tawa semu......hanya tawa semu, karena nikmat yang aku rasakan juga semu, karena itu aku sering lebih memilih pergi ke desa sendiri.
Aku berhitung ya Allah, kenapa sekarang air mata ku mudah sekali mengalir? aku sering sekali terisak-isak sendiri, semoga aku tidak menjadi seorang paranoid.......................

Ada kerinduan hampiri hatiku
Membawa diri ku di dalam kesunyian
Dingin sepi kerap menyapa

Air mata jatuh, lukisan raga
Kadang ku kuat setegar karang
Kadang ku rapuh lemah liar merana
Aku wanita biasa

Friday, June 11, 2010

Ke-09 : Atas Nama Hidup

Jum'at, 11 juni 2010

Atas nama hidup.....
Yang dibenci bukanlah yang kau hindari serta takuti,
dan yang dicintai bukanlah yang kau hasratkan.
Banyak ketakutan manusia yang tak nyata,
lalu mengapa harus bersedih karena sesuatu yang tiada berguna?

Sumber:
Buku La Tahzan
Dr.'Aidh Al-Qarni

Ke-08 : Kualitas Manusia

Jum'at, 11 Juni 2010

Ke-07 : Kaca Mata

Jum'at, 11 Juni 2010

Huft... terjaga lagi aku di ujung pagi, ku usahakan tidur lagi, tetep ga bisa. Bolak-balik ku buat tubuh senyaman mungkin tetap tak bisa. Mau telepon atau sms sahabat, yakin mereka sudah tidur semua walau akunnya tetap online waktu aku check melalui nimbuzz. Hmmm... dah lama sekali aku tidak chat menggunakan nimbuzz, klo ga pake hp ya malas gitu.... ^_^ .
Di Nimbuzz aku hanya chat dengan manusia malam, siapa lagi klo bukan si Batara Emas. Walau cuma sekedar saling sapa, karena katanya dia dah ngantuk, tapi lumayanlah, klo kata orang tua-tua menjalin silaturahmi, hehehe.
15 menit lagi, Azan Shubuh akan berkumandang membelah keheningan dan untuk mengingatkan makhluk Allah agar segera memulai aktifitasnya. Kayaknya, aku nyolong start hari ini, so semangat!!!!! Walau aku harus menahan rasa lelahku.
Oh ya, sambil menunggu waktu sholat Shubuh, kenapa tidak kita berbincang-bincang sedikit ya, hmmm.. bagaimana klo kita bicara tentang kaca mata? klo sobat tanya kenapa mesti bahas tentang kaca mata, yup.. semua tak jauh karena aku kemarin baru download gambar kacamata hasil explorer di photobucket, hehehe ----> just look the picture ^_^
Kaca mata, banyak fungsinya. Sahabatku Eric dan Atik sekarang berkaca mata.(hiks.. kebanyakan becandain Ince tuh, maka nya masuk grup manusia berkaca mata, hehehe). Jadi, kacamata sangat berfungsi untuk memperjelas, tapi tidak menutup kemungkinan juga, orang membeli kaca mata hanya untuk "action", seperti salah satu sahabatku . Hmm...kepikiran nih, ternyata banyak sekali yang masih bias untuk membedakan antara "kebutuhan dan keinginan", tak terkecuali aku sendiri (malu mode*on). Tak apalah, inilah proses pembelajaran dalam kehidupan, suatu kesalahan untuk menuju pribadi yang baru yang lebih baik.
Duh, jadi teringat Kelurahan/Desa dampingan nih... Bentar lagi kita akan masuk lagi ke proses review PJM Pronangkis untuk tahun anggaran terakhir 2010, yang artinya kita kembali akan memprioritaskan lagi kegiatan-kegiatan. Smoga saja, dari pembelajaran selama 2 tahunan ini, masyarakat sudah mengerti dan paham antara perbedaan "kebutuhan dan keinginan", sehingga dana BLM dapat terserap semanfaat mungkin dan tepat sasaran bagi warga miskin.
Huft... jujur, selama pendampingan di Tanae Jang ini, aku merasa antara puas dan tidak. Ada desa yang sudah masuk ke Tahap berdaya, tapi ada juga desa yang malah progresnya jalan di tempat. Tahukah sobat, setiap malam, mesti aku kepikiran tentang desa, apakah sudah benar pendampinganku? Ataukah aku malah telah merusak tatanan kehidupan masyarakat yang telah baik? Aah... biasanya klo sudah memikirkan hal ini, kepala ku ini langsung mumet dan terasa sperti kram otak, hehehe.
Smoga untuk tahun anggaran terakhir ini, masyarakat sudah dapat mempergunakan kacamata sebagaimana fungsinya, tidak hanya untuk keinginan semata, Ya Allah... bantulah kami.. amiin...

Thursday, June 10, 2010

Ke-06 : Kisah Penebang Pohon

Kamis, 10 Juni 2010

Alkisah, seorang pedagang kayu menerima lamaran seorang pekerja untuk menebang pohon di hutannya. Karena gaji yang dijanjikan dan kondisi kerja yang bakal diterima sangat baik, sehingga si calon penebang pohon itu pun bertekad untuk bekerja sebaik mungkin.
Saat mulai bekerja, si majikan memberikan sebuah kapak dan menunjukkan area kerja yang harus diselesaikan dengan target waktu yang telah ditentukan kepada si penebang pohon.
Hari pertama bekerja, dia berhasil merobohkan 8 batang pohon. Sore hari, mendengar hasil kerja si penebang, sang majikan terkesan dan memberikan pujian dengan tulus, "Hasil kerjamu sungguh luar biasa! Saya sangat kagum dengan kemampuanmu menebang pohon-pohon itu. Belum pernah ada yang sepertimu sebelum ini. Teruskan bekerja seperti itu".
Sangat termotivasi oleh pujian majikannya, keesokan hari si penebang bekerja lebih keras lagi, tetapi dia hanya berhasil merobohkan 7 batang pohon. Hari ketiga, dia bekerja lebih keras lagi, tetapi hasilnya tetap tidak memuaskan bahkan mengecewakan. Semakin bertambahnya hari, semakin sedikit pohon yang berhasil dirobohkan. "Sepertinya aku telah kehilangan kemampuan dan kekuatanku, bagaimana aku dapat mempertanggungjawabkan hasil kerjaku kepada majikan?" pikir penebang pohon merasa malu dan putus asa. Dengan kepala tertunduk dia menghadap ke sang majikan, meminta maaf atas hasil kerja yang kurang memadai dan mengeluh tidak mengerti apa yang telah terjadi.Sang majikan menyimak dan bertanya kepadanya, "Kapan terakhir kamu mengasah kapak?"
"Mengasah kapak? Saya tidak punya waktu untuk itu, saya sangat sibuk setiap hari menebang pohon dari pagi hingga sore dengan sekuat tenaga". Kata si penebang.
"Nah, disinilah masalahnya. Ingat, hari pertama kamu kerja? Dengan kapak baru dan terasah, maka kamu bisa menebang pohon dengan hasil luar biasa. Hari-hari berikutnya, dengan tenaga yang sama, menggunakan kapak yang sama tetapi tidak diasah, kamu tahu sendiri, hasilnya semakin menurun. Maka, sesibuk apapun, kamu harus meluangkan waktu untuk mengasah kapakmu, agar setiap hari bekerja dengan tenaga yang sama dan hasil yang maksimal.
Sekarang mulailah mengasah kapakmu dan segera kembali bekerja!" perintah sang majikan. Sambil mengangguk-anggukan kepala dan mengucap terimakasih, si penebang berlalu dari hadapan majikannya untuk mulai mengasah kapak.
Istirahat bukan berarti berhenti ,
Tetapi untuk menempuh perjalanan yang lebih jauh lagi

Sama seperti si penebang pohon, kita pun setiap hari, dari pagi hingga malam hari, seolah terjebak dalam rutinitas terpola. Sibuk, sibuk dan sibuk, sehingga seringkali melupakan sisi lain yang sama pentingnya, yaitu istirahat sejenak mengasah dan mengisi hal-hal baru untuk menambah pengetahuan, wawasan dan spiritual. Jika kita mampu mengatur ritme kegiatan seperti ini, pasti kehidupan kita akan menjadi dinamis, berwawasan dan selalu baru !

Sumber : Sang Bijak (Facebook)



Ke-05 : Bagai Buah Simalakama

Kamis, 10 Juni 2010

Ya Allah...
Pagi ini aku kesal sekali
Marah, benci, kesal, melebur menjadi satu

Ya Allah...
Aku tahu, inilah resiko pekerjaan ku
Harus selalu sabar dan sabar
Tapi apakah sabar itu ada batasnya?

Ya Allah...
Aku takut keluar dari persembunyianku
Aku takut emosiku tidak bisa aku kendalikan di luar sana
Aku takut nantinya ada makhluk-Mu yang tidak bersalah menjadi pelampiasan

Oh...
Bagai buah simalakama
Kuatkan aku Ya Allah


Aku sembunyi dari zaman di bawah bayangan sayapnya,
kedua mataku melihatnya tapi dia tidak melihatku,
Jika kau tanyakan hari-hari tentang diriku,
dia tidak tahu dimana tempatku,
dan kau juga tidak tahu dimana tempatku.........

Tuesday, June 8, 2010

Ke-04 : Hujan

Selasa, 8 Juni 2010

Hujan kembali turun membasahi hatiku
Sebentar lagi, satu sahabatku kembali akan pergi jauh
Aku takut Ya Allah
Aku takut akhirnya aku akan sendiri di bumi ini

Hujan tak bisa ku bendung lagi
Walau aku masih bercanda lewat sms dengan sahabat sekarang
ternyata terjadi hujan badai melanda hati ini

Harusnya aku senang dengan kebahagiaan sahabat
Ia akan memulai dan membuka lembar baru kehidupan
Tapi goresannya di FB ternyata mampu mendatangkan hujan di malam yang cerah
Ya Allah, berkurang lagi sahabat seperjuangan

Aku semakin gentar untuk berjuang
Akankah aku dapat menyelesaikan perjuangan ini?
Kuatkan aku ya Allah
Semoga semua bukan hanya mimpi dan kesia-siaan.

Thursday, June 3, 2010

Ke-03 : Salam Buat Sang Fajar

Kamis, 3 Juni 2010

Salam buat sang Fajar
Lihatlah hari ini
Sebab ia adalah kehidupan, kehidupan dari kehidupan
Dalam s
ekejap dia telah melahirkan berbagai hakikat dari wujudmu
Nikmat pe
rtumbuhan
Pekerjaan yang indah
Indahnya k
emenangan
Karena hari kemarin tak lebih dari sebuah mimpi
Dan esok hari hanyalah bayangan
Namun hari ini ketika Anda hidup sempurna
telah memb
uat hari kemarin sebagai mimpi yang indah
Setiap hari esok adalah bayangan yang penuh harapan
Maka lihatlah hari ini
Inilah Salam untuk Sang Fajar.

Oleh : Kalidasa

Wednesday, June 2, 2010

Ke-02 : Materai

Rabu, 2 Juni 2010

Hmm... tidak ada yang istimewa hari ini, hanya saja aku mendapat pelajaran berharga sekali, walaupun mungkin itu sangatlah kecil. Hari ini berjalan seperti biasa, dan kita tenggelam di pekerjaan administrasi. Di basecamp aku menghabiskan hari ku, kecuali tadi keluar sebentar tuk makan siang bersama sahabatku atik.
Oh ya, ada yang menurutku lucu, Surat Perjanjian Kontrak (SPK) yang telah kurang lebih 1,5 bulan kami tanda tangani kembali lagi, bukan sebagai arsip, tapi kembali untuk diperbaiki dan difotocopy. Hmm... kok bisa sih? ketika kutanyakan apa yang salah, katanya ada perubahan pada Bab Tugas dan tanggung jawab. Tadi juga terjadi pembicaraan kecil, yup, seorang fasilitator ekonomi merasakan ketidak adilan melihat poin tugas dan tanggung jawabnya lebih banyak dari pada Fasilitator Pemberdayaan, Hmmm.. aku hanya bisa tersenyum simpul, melihat pemandangan itu.
Sore ini, Uda Buyung dan Reno datang, Dia menanyakan tentang SPK perubahan, ya aku berikan berkas tim-nya. SPK ku belum aku tindaklanjuti, karena materai milikku yang seharusnya dikembalikan kok tidak ada ya? Ketika siang tadi aku tanya pada sekretaris Korkot katanya tidak ada, hanya itulah yang ada... hmmm. Uda Buyung tadi berbaik hati menawarkan ku ada materai yang sudah bekas tapi masih bisa dipakai. Ketika aku lihat, ternyata materai-materai itu adalah materai anggota tim lainnya. Huft.. hatiku langsung menolak, tapi karena aku tahu niat Uda Buyung sebenarnya baik, ya aku tolak dengan cara halus... trims uda.
Aku juga aneh, kok aku ga bisa terima? Yup, tadi otak kiriku langsung bekerja, bagaimana bisa aku pakai materai teman tim lain untukku. Bisa jadi mereka juga sedang mencari materainya. Klo tadi aku terima, otomatis aku mungkin mengambil hak orang lain.
Nah, sekarang juga aku jadi teringat kejadian waktu kecil dulu. Ketika bulan Ramadhan, kami beramai-ramai pergi ke masjid untuk sholat tarawih bersama. Tapi pernah kejadiannya, aku kehilangan sandal, dan yang ada sandal lain, gak jelek-jelek amat sih, tapi pada saat itu sama bener hatiku merasa seperti tadi, hatiku tidak menerima ketika temanku menyarankanku untuk memakai saja sandal itu.. hmmmm... Perbuatan baik mesti dibalas dengan perbuatan baik pula, tatapi perbuatan jahat tidak boleh dibalas dengan perbuatan jahat. Dianiaya, tidak mesti balik menganiaya..... Setuju tidak??? hehehe

Tuesday, June 1, 2010

Ke-01 : Survey

Selasa, 1 Juni 2010

Hmmmm.... tak terasa sekarang telah memasuki bulan Juni, rasanya sekarang ini bumi cepat sekali berputar. Aku merasa selalu kekurangan waktu untuk aktivitasku, apakah aku yang kelewat sibuk atau memang aku yang tidak bisa memanajemen waktu?
Hari ini, aku melanjutkan kembali membuat catatan proses (capros) pelatihan-pelatihan yang telah dilakukan di desa/kelurahan selama ini. Memang sih, aku akui ini sepenuhnya adalah kelalaian dari pihak faskel untuk langsung mencatat proses yang terjadi tapi tidak dicatat, hiks... Lumayan menumpuk, sekarang laporan pelatihan+OJT sudah menumpuk menjadi 19 kegiatan, kita kalikan saja dengan jumlah 9 desa/kelurahan dampingan, hiks.... banyak sekaliiiiii.....!!! Tapi yup, seperti kata Mr. Yoded, suatu pekerjaan itu akan selesai bila dilakukan, bukan dipikirkan. hmmm....
Sudah jenuh aku di depan notebook ku dari semalam sampai dengan pukul 12.00 wib siang ini, maka aku putuskan untuk keluar dari persembunyianku, menuju rumah ke-2 ku, basecamp tercinta. Sampai di sana, aku diajak Yuli n Bowo maka siang, so pasti aku tidak menolak, sudah laper abiss, karena aku tadi ternyata lupa sarapan, hehehehe. Tapi sebelum ke Rumah Makan, aku minta di antar dulu ke bengkel untuk membenerin spidometer si hitam yang tak bekerja, hmm... kayaknya si hitam mulai tepar juga, hehehehe
Setelah si hitam rada fit, aku, Popon dan Bowo kemudian ke desa Duku Ulu untuk survey tempat kegiatan tahap-2, anggaran tahun 2009. Hmm... ada perubahan/pengalihan kegiatan lagi nih... Selanjutnya, kita konvoi lagi menuju desa Duku Ilir, salah sendiri, kita bawa motor satu-satu, hehehe. Sampai di Desa Duku Ilir, ternyata pak Fali tidak ada di rumah, kata istrinya sih pergi dengan pak Gun UPK, akhirnya kita putuskan untuk menunggu. Rada lama menunggu, datanglah Babe menyusul, karena rencananya hari ini kita akan survey lokasi kegiatan untuk anggaran tahun 2010. Hmmm.... setelah urusan administrasi selesai, pukul 17.00 wib, kita langsung menuju lokasi. Karena kulihat lokasi jalan yang akan dibuat terlalu jauh untuk di susuri, maka aku putuskan untuk menunggu saja, maklumlah, aku malam ini rencananya mau meneruskan caprosku kembali, klo tadi aku ikuti, bisa tepar aku kelelahan. Akhirnya, semua yang dijadwal dan direncanakan hari ini dapat diselesaikan dengan baik. Dan sekarang aku akan kembali meneruskan caprosku, doa'kan cepat selesai ya... Semangat!!!